triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak masyarakat memakmurkan masjid sebagai bagian dari gerakan fastabiqul khairat di bulan Ramadhan. Ia menegaskan, masjid tidak semestinya dipersempit hanya sebagai tempat ibadah ritual.
“Masjid harus menjadi pusat peradaban dan pemberdayaan umat,” kata Norsan saat menyampaikan kultum sebelum shalat tarawih di Masjid Mujahidin, Kabupaten Sanggau, Rabu malam.
Ia menyinggung peran strategis masjid pada masa Nabi Muhammad SAW yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pengambilan keputusan dan penguatan umat. Karena itu, ia meminta para takmir masjid lebih proaktif dan serius membangun manajemen masjid.
Sebagai contoh, Norsan menyebut Masjid Jogokariyan, yang dinilainya berhasil menerapkan pengelolaan masjid secara transparan, nyaman, dan berpihak pada jamaah.
Mengutip Surah At-Taubah ayat 18, Norsan mengatakan bahwa memakmurkan masjid merupakan ciri utama orang beriman. Ia mengajak jamaah memanfaatkan malam ke-18 Ramadhan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan amal kebaikan.
Dalam kesempatan tersebut, Norsan juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Ustaz Jazir, tokoh penggerak Masjid Jogokariyan. Menurut dia, dedikasi almarhum layak dijadikan teladan dalam membangun gerakan memakmurkan masjid.
Menutup kultumnya, Norsan mengajak masyarakat Sanggau menjaga kekhusyukan ibadah hingga akhir Ramadhan. Ia berharap, masjid yang makmur dapat menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat Kalimantan Barat.
Pada kesempatan itu, Gubernur turut menyerahkan bantuan sarung, mukena, serta dana sebesar Rp25 juta untuk mendukung operasional dan pembangunan Masjid Mujahidin.

