triggernetmedia.com – Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menemukan sejumlah komoditas pangan masih dijual di atas harga eceran tertinggi selama periode pemantauan 5–18 Februari 2026.
Dari pengawasan di lebih dari 18 ribu titik di seluruh Indonesia, Satgas mencatat komoditas yang paling bermasalah meliputi beras premium Zona III, Minyakita, daging sapi, bawang putih, gula konsumsi di wilayah Indonesia Timur dan daerah 3TP, serta cabai rawit merah.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyebut lonjakan harga dipengaruhi oleh cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang mengganggu produksi serta distribusi pangan. Kondisi tersebut membuat biaya logistik meningkat dan pasokan tersendat.
Satgas menyoroti minyak goreng rakyat Minyakita sebagai komoditas yang paling banyak dikeluhkan masyarakat melalui kanal pengaduan. Meski harga menunjukkan tren penurunan, secara nasional Minyakita masih dijual di atas HET.
Ketua Pengarah Satgas Saber sekaligus Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Syahardiantono menginstruksikan jajaran Satgas untuk menindak tegas pelaku usaha yang melanggar ketentuan harga, keamanan, dan mutu pangan.
Selain penindakan, Satgas mendorong intervensi pasokan oleh Perum Bulog dan BUMN Pangan di wilayah dengan harga tinggi. Ke depan, pengawasan akan diperketat bersamaan dengan perluasan sosialisasi kanal pengaduan agar pelanggaran dapat lebih cepat terdeteksi.











