triggernetmedia.com – Dokter Spesialis Periodonsia RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Desy Marlin Sitomorang, Sp.Perio, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap gangguan kesehatan gigi dan mulut selama menjalani ibadah puasa.
Menurut Desy, perubahan pola makan serta berkurangnya asupan cairan selama Ramadan dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah pada gigi dan gusi. Oleh karena itu, perawatan kebersihan gigi dan mulut perlu mendapat perhatian lebih.
Ia menyarankan masyarakat menyikat gigi secara teratur dua kali sehari, yakni setelah sahur dan sebelum tidur malam. Selain itu, pembersihan sela-sela gigi menggunakan benang gigi atau sikat interdental juga penting untuk mencegah penumpukan sisa makanan.
Desy juga mengimbau masyarakat memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut setidaknya dua kali dalam setahun di fasilitas kesehatan.
Salah satu keluhan yang kerap muncul selama bulan puasa, kata dia, adalah peradangan gusi atau gusi berdarah. Kondisi tersebut bukan hal yang normal dan dapat menjadi tanda adanya penyakit pada jaringan gusi.
Ia menegaskan, gusi berdarah yang disertai perubahan warna menjadi merah keunguan atau kegoyangan gigi perlu segera diperiksakan ke dokter gigi. Pemeriksaan dan penanganan dapat dilakukan melalui layanan Poli Periodonsia RSUD SSMA Kota Pontianak.




