triggernetmedia.com – Bank Indonesia bersama perbankan kembali memperkuat layanan penukaran uang pecahan kecil guna memenuhi kebutuhan uang layak edar masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Layanan tersebut dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang berlangsung hingga 15 Maret 2026.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P Gozali mengatakan, total uang tunai baru yang disiapkan mencapai Rp 185,6 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang.
“Ketersediaan uang tunai pada periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan penguatan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, serta konsumsi rumah tangga,” ujar Ricky dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Menurut dia, kebutuhan sistem pembayaran, baik tunai maupun nontunai, diprakirakan meningkat selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 dan diharapkan turut mendorong pertumbuhan ekonomi tahun ini.
Di tengah meningkatnya kebutuhan uang tunai, Bank Indonesia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transaksi pembayaran digital melalui mobile banking dan internet banking, termasuk transfer dana menggunakan BI-FAST dan QRIS.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan layanan, pemesanan penukaran uang dilakukan melalui Aplikasi PINTAR. Bank Indonesia menyiapkan Rp 8,6 triliun khusus untuk layanan penukaran uang dengan nominal Rp 5,3 juta per paket. Layanan penukaran tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan yang diselenggarakan oleh BI dan perbankan di seluruh Indonesia.
Khusus di DKI Jakarta, layanan penukaran terpadu akan berlangsung pada 12–15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan.




