triggernetmedia.com – Pemerintah tengah menyiapkan kelanjutan paket stimulus ekonomi untuk tahun 2026. Paket tersebut merupakan lanjutan dari sejumlah kebijakan yang telah diterapkan sepanjang 2025.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, pemerintah masih memfinalisasi perumusan paket kebijakan tersebut.
“Pemerintah saat ini terus mematangkan persiapan program Paket Ekonomi yang akan dilanjutkan pada tahun 2026,” kata Haryo dalam keterangan tertulis, Minggu, 18 Januari 2026.
Haryo menyebutkan, paket stimulus 2026 akan mencakup Program Magang Nasional, perpanjangan insentif PPh Final 0,5 persen bagi UMKM hingga 2029, perpanjangan PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah bagi pekerja sektor pariwisata dan industri padat karya, serta perpanjangan PPN Ditanggung Pemerintah untuk sektor perumahan.
Selain itu, pemerintah juga berencana memperpanjang dan memperluas diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi peserta bukan penerima upah, terutama di sektor transportasi dan logistik.
Sepanjang 2025, pemerintah mencatat realisasi Program Magang Nasional mencapai 102.696 peserta dari lebih dari 724 ribu pendaftar. Pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 18,3 juta keluarga penerima manfaat dengan total penyaluran lebih dari 348 ribu ton, serta bantuan minyak goreng sebanyak 2 liter per keluarga.
Menurut Haryo, kebijakan stimulus tersebut ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menahan dampak perlambatan ekonomi global terhadap sektor ketenagakerjaan dan konsumsi domestik.




