triggernetmedia.com – Kesehatan gigi dan mulut memegang peranan penting dalam menjaga kualitas hidup lanjut usia (lansia). Seiring bertambahnya usia, berbagai masalah seperti gigi tanggal, gusi menyusut, hingga infeksi mulut kerap muncul dan sering dianggap sebagai hal yang wajar.
Padahal, kondisi tersebut dapat berdampak besar terhadap kenyamanan makan, status gizi, hingga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
“Gangguan gigi dapat memengaruhi asupan nutrisi dan kesehatan lansia secara menyeluruh,” ujar drg. Zhafirah Maulidya Sardi saat memberikan edukasi di RSUD SSMA Kota Pontianak, Senin (12/1/2026).
Menurut Zhafirah, lansia dengan gigi dan gusi yang sehat akan lebih mudah mengunyah makanan secara optimal. Proses mengunyah yang baik membantu pencernaan dan penyerapan nutrisi sehingga risiko kekurangan gizi dapat ditekan.
“Sebaliknya, gangguan gigi membuat lansia cenderung memilih makanan lunak yang belum tentu bergizi seimbang,” katanya.
Selain berdampak pada kondisi fisik, kesehatan gigi juga berpengaruh terhadap aspek psikologis. Gigi yang terawat dapat meningkatkan rasa percaya diri lansia dalam berinteraksi sosial. Sebaliknya, nyeri gigi atau bau mulut akibat infeksi dapat membuat lansia menarik diri dari lingkungan sekitar.
Ia menuturkan, perawatan gigi pada lansia sebenarnya tidak rumit, tetapi membutuhkan konsistensi. Di antaranya menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride, membersihkan gigi palsu secara rutin, serta melakukan pemeriksaan gigi minimal setiap enam bulan.
Peran keluarga juga dinilai penting untuk mengingatkan dan membantu lansia menjaga kebersihan mulut, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
Selain itu, pola makan perlu diperhatikan dengan mengurangi makanan manis dan lengket, serta memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang mudah dikunyah. Asupan air putih yang cukup juga membantu menjaga kelembapan mulut dan mencegah pertumbuhan bakteri.
“Dengan perhatian yang tepat, kesehatan gigi tetap bisa dijaga di usia lanjut sehingga lansia dapat makan dengan nyaman, tetap aktif, dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya.











