triggernetmedia.com – Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran nasional tercatat mengalami kenaikan cukup tajam. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional milik Bank Indonesia pada Kamis (11/12/2025) pukul 06.40 WIB menunjukkan sebagian besar komoditas berada pada level harga tinggi.
Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan paling mencolok. Harganya melonjak hingga Rp80.800 per kilogram. Lonjakan harga juga terjadi pada jenis cabai lainnya. Cabai merah keriting dijual Rp64.150 per kg, cabai rawit hijau Rp58.950 per kg, dan cabai merah besar mencapai Rp57.850 per kg.
Tekanan harga tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya turut naik, seperti bawang merah yang kini dijual Rp52.600 per kg dan bawang putih Rp39.850 per kg.
Untuk komoditas protein, harga telur ayam ras berada di angka Rp32.650 per kg. Sementara itu, daging ayam ras dijual Rp41.050 per kg. Harga daging sapi pun terpantau tinggi, dengan kualitas I mencapai Rp141.000 per kg dan kualitas II Rp132.900 per kg.
Di sisi lain, harga beras menunjukkan variasi berdasarkan kualitas. Beras super I dibanderol Rp17.100 per kg, sedangkan super II Rp16.600 per kg. Untuk kelas menengah, beras medium I dijual Rp15.900 per kg dan medium II Rp15.750 per kg. Adapun beras kualitas bawah I dan bawah II masing-masing dipatok Rp14.400 dan Rp14.350 per kg.
Pada kebutuhan dapur lainnya, gula pasir premium dijual Rp19.800 per kg, sementara gula lokal berada pada level Rp18.100 per kg. Harga minyak goreng juga bervariasi, mulai dari minyak curah Rp18.700 per liter hingga minyak goreng kemasan bermerek I Rp22.550 per liter dan bermerek II Rp21.500 per liter.
Kenaikan harga di sejumlah komoditas ini diperkirakan akan memberi tekanan pada belanja rumah tangga, terutama menjelang masa libur akhir tahun.




