triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pontianak untuk terus memperkuat mutu dan integritas pelayanan publik. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, Senin (6/10/2025).
“Tujuan kami berkunjung adalah mempererat kerja sama antara Pemerintah Kota Pontianak dan Ombudsman dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Edi didampingi Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Ombudsman Kalbar, Edi disambut langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Kalbar, Tariyah. Keduanya membahas sejumlah upaya strategis, termasuk peningkatan standar pelayanan, optimalisasi sistem pengaduan masyarakat, hingga pengawasan terhadap potensi penyimpangan di lapangan.
Edi menilai, kolaborasi dengan Ombudsman menjadi langkah penting untuk memastikan pelayanan publik benar-benar berpihak kepada masyarakat.
“Masukan dari Ombudsman sangat berharga. Semua rekomendasi akan kami tindaklanjuti agar pelayanan publik di Pontianak semakin baik dan bebas pungutan liar,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemkot Pontianak terus berupaya membangun sistem pemerintahan yang terbuka dan profesional. “Kami ingin masyarakat merasakan langsung perubahan pelayanan, bukan hanya melihat dari dokumen atau aturan,” ujarnya.
Kinerja pelayanan publik Kota Pontianak selama ini memang menunjukkan hasil positif. Berdasarkan penilaian Ombudsman tahun 2024, Kota Pontianak berhasil meraih nilai kepatuhan 94,96 dengan predikat Kualitas Tertinggi (Zona Hijau).
Sementara itu, menurut data Kementerian PANRB, Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kota Pontianak pada tahun yang sama mencapai skor 4,35 atau masuk kategori Sangat Baik (A-). Beberapa instansi bahkan mencatat nilai di atas rata-rata, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan skor di atas 4,4.
“Capaian ini menjadi bukti kerja keras seluruh jajaran Pemkot Pontianak. Namun, kami tidak boleh puas. Tantangan ke depan adalah bagaimana mempertahankan dan meningkatkan kualitas tersebut agar benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tutur Edi.
Kunjungan ini, lanjutnya, menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemkot Pontianak dan Ombudsman Kalbar demi mewujudkan pelayanan publik yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada kepuasan warga.




