Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Indonesia Membangun Budaya

Menghidupkan Irama Tradisi, Walid and Friends dan Kebangkitan Musik Gambus

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
5 Januari 2025
in Budaya, Kilas Kalbar, Serba-serbi
0
Menghidupkan Irama Tradisi, Walid and Friends dan Kebangkitan Musik Gambus

Formasi Band Gambus, Walid and Friends.

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Di tengah gemerlapnya arabian musik modern yang mendominasi acara-acara perayaan, Walid and Friends hadir membawa nuansa berbeda dengan mempertahankan tradisi musik gambus yang sarat makna.

Berbasis di Pontianak, kelompok musik ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga sebuah perjalanan budaya yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini.

Kisah awal Walid, pendiri dari Walid and Friends, memulai perjalanan musiknya dengan sebuah visi yang sederhana namun kuat, mengangkat dan memperkenalkan musik gambus kepada generasi muda.

“Daripada membesarkan orang lain, kenapa saya tidak membuat tim sendiri?” ungkap Walid Minggu (5/1).

Ia mengatakan, saat mengenang awal mula berdirinya kelompok ini empat tahun lalu. Dengan semangat yang membara, Walid pun mengumpulkan enam orang personil yang memiliki kecintaan yang sama terhadap musik gambus.

Yang membedakan Walid and Friends dari kelompok musik gambus lainnya adalah keberanian mereka untuk berinovasi. Mereka memadukan elemen tradisional dengan sentuhan modern, menciptakan genre baru seperti Arabian Disco, Arabian Jungle, dan Arabian Breakbeat.

“Musik kami sangat fleksibel, tergantung permintaan klien. Kami bisa tampil dengan format full band, semi, atau tunggal, tergantung orderan,” jelas Walid.

Dalam setiap penampilannya, Walid and Friends menggabungkan alat musik tradisional seperti gambus dan darbuka kibot dengan instrumen modern seperti drum, gitar, biola dan seruling.

Hal ini menciptakan harmoni unik yang dapat dinikmati di berbagai acara, mulai dari resepsi pernikahan, khitanan, pesta ulang tahun hingga mengisi acara di kafe-kafe.

Menyebarkan pesona Gambus, tidak hanya terbatas di Pontianak, pesona Walid and Friends telah menyebar ke berbagai daerah di Kalimantan Barat, bahkan hingga ke Malaysia.

“Kami sering diundang ke acara-acara besar, seperti haul dan persembahan di Malaysia,” kata Walid dengan bangga.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa musik gambus masih memiliki tempat di hati masyarakat, terutama ketika disajikan dengan cara yang segar dan relevan.

Selain tampil di berbagai acara, Walid juga aktif dalam membangun komunitas pecinta gambus melalui Harman Jalsa dan komunitas gambus cafe, sebuah komunitas yang ia dirikan untuk mengembangkan bakat anak muda dalam musik gambus.

“Kami ingin menyediakan wadah bagi mereka yang tertarik dengan musik gambus, agar mereka bisa belajar dan berkembang bersama,” ujar Walid.

Walid berharap musik gambus dapat terus berkembang dan dikenal luas, terutama di kalangan generasi muda. Banyak anak muda yang sekarang tertarik dengan gambus, dan itu sangat menggembirakan.

“Kami ingin mereka memiliki wadah untuk mengekspresikan diri dan melestarikan seni ini,” tambahnya.

Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Walid and Friends tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga menghidupkannya kembali dengan cara yang baru dan menarik. Musik gambus kini tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi juga menjadi bagian dari masa depan yang cerah.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: arabian musik modernmusik gambustradisi musik gambusWalid and Friends
Previous Post

Pontianak Menuju Kota Ramah Lingkungan, Pemkot Larang Gunakan Kantong Plastik

Next Post

KLIK Pontianak Jadi Praktik Baik Global Trends in Government Innovation 2024

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
KLIK Pontianak Jadi Praktik Baik Global Trends in Government Innovation 2024

KLIK Pontianak Jadi Praktik Baik Global Trends in Government Innovation 2024

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Pemkot Pontianak Gandeng UNU Kalbar Tingkatkan SDM dan Dukung Pembangunan Daerah

Pemkot Pontianak Gandeng UNU Kalbar Tingkatkan SDM dan Dukung Pembangunan Daerah

13 Juli 2026
CFD Jadi Ruang Layanan Publik, Warga Pontianak Bisa Bayar PBB Sekaligus Akses Informasi Pemerintah

CFD Jadi Ruang Layanan Publik, Warga Pontianak Bisa Bayar PBB Sekaligus Akses Informasi Pemerintah

13 Juli 2026
Hari Pertama Sekolah di Pontianak, Para Ayah Antar Anak dan Dampingi MPLS

Hari Pertama Sekolah di Pontianak, Para Ayah Antar Anak dan Dampingi MPLS

13 Juli 2026
Nezar Patria: Mineral Kritis Harus Jadi Senjata Diplomasi Indonesia di Era AI

Nezar Patria: Mineral Kritis Harus Jadi Senjata Diplomasi Indonesia di Era AI

13 Juli 2026

Recent News

Pemkot Pontianak Gandeng UNU Kalbar Tingkatkan SDM dan Dukung Pembangunan Daerah

Pemkot Pontianak Gandeng UNU Kalbar Tingkatkan SDM dan Dukung Pembangunan Daerah

13 Juli 2026
CFD Jadi Ruang Layanan Publik, Warga Pontianak Bisa Bayar PBB Sekaligus Akses Informasi Pemerintah

CFD Jadi Ruang Layanan Publik, Warga Pontianak Bisa Bayar PBB Sekaligus Akses Informasi Pemerintah

13 Juli 2026
Hari Pertama Sekolah di Pontianak, Para Ayah Antar Anak dan Dampingi MPLS

Hari Pertama Sekolah di Pontianak, Para Ayah Antar Anak dan Dampingi MPLS

13 Juli 2026
Nezar Patria: Mineral Kritis Harus Jadi Senjata Diplomasi Indonesia di Era AI

Nezar Patria: Mineral Kritis Harus Jadi Senjata Diplomasi Indonesia di Era AI

13 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development