Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Ekraft

Pontianak Ditetapkan sebagai Kota Kuliner, Warung Kopi Wadah Interaksi Lintas Etnis

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
29 Agustus 2024
in Ekraft, Kilas Kalbar, Kuliner, Nasional, Pontianak, Sorotan
0
Pontianak Ditetapkan sebagai Kota Kuliner, Warung Kopi Wadah Interaksi Lintas Etnis

Wali Kota Pontianak Ani Sofian menandatangani berita acara Hasil Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif.

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Para aktor ekonomi kreatif kota sepakat menetapkan Kota Pontianak sebagai Kota Kuliner dalam Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I). Fokus utamanya adalah budaya ngopi dan sajian pendukungnya.

Hasil itu merupakan mufakat bersama usai Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Rabu (29/8/2024) lalu, dan hasil uji petik tim PMK3I dari Kemenparekraf yang mengunjungi 21 lokasi selama dua hari pada 26-27 Agustus 2024 kemarin.

Kesepakatan sub sektor unggulan ekonomi kreatif itu dituangkan dalam berita acara Hasil Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif yang ditandatangani perwakilan Pemkot Pontianak, akademisi, pelaku ekraf, dunia usaha, dan perwakilan media massa di Aula Muis Amin Bappeda Pontianak, Kamis (29/8).

Foto bersama Tim Uji Petik PMK3I, jajaran Pemkot Pontianak dan pelaku usaha ekraf.

Sebelumnya juga dilakukan pernyataan komitmen bersama oleh perwakilan pelaku ekraf dari sub sektor kuliner, seni pertunjukan, dan kriya.

Budaya ngopi Pontianak unik karena menjadi ruang bertemunya multi etnis dan menunjukkan wajah keberagaman. Dalam diskusi Rabu kemarin, mereka bersepakat menegaskan sajian kopi bersama kudapan yang mewakili kekayaan kuliner dari tiga etnis besar di Pontianak, yakni Melayu, Dayak dan Tionghoa.

Layaknya tarian Tidayu, kopi menyatukan kue-kue tersebut untuk dinikmati. Semuanya diletakkan dalam satu nampan. Filosofi ini diambil dari warung kopi atau coffee shop yang menjadi salah satu ruang publik tempat keberagaman Pontianak hidup.

Setiap warung kopi atau coffee shop dapat berinovasi sesuai dengan pakem tersebut. Paling memungkinkan adalah dengan paket minuman plus kudapan. Kopi andalan tetap dapat disajikan, ditambah kue khas tiga etnis. Sedangkan nampannya bisa dari kreasi produk kriya.

Kearifan ini sebenarnya sudah dipraktikkan kedai kopi kota. Beberapa pun menyediakan kudapan yang dapat diambil sendiri, sesuai keinginan konsumennya. Sehingga, tak sulit untuk mewujudkan ide tersebut.

Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian berterima kasih kepada seluruh aktor ekraf Pontianak yang membersamai proses ini dari awal hingga selesai. Apa yang menjadi kesepakatan, akan menjadi pedoman Pemkot Pontianak dalam pengembangan ekonomi kreatif ke depan.

“Kesepakatan bersama tentang sub sektor unggulan ini diharapkan bermanfaat bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ani Sofian.

Penetapan kuliner sebagai sub sektor ekonomi kreatif kota, bukan berarti mematikan sub sektor lain. Namun ini untuk menentukan fokus dan membawa sub sektor lain bisa saling mendukung.

“Apa yang dilakukan hari ini, juga upaya Pemkot Pontianak dalam mendukung Rencana Induk Pengembangan Kota Kreatif di Indonesia,” sebutnya.

Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf Oneng Setya Harini mengatakan kekuatan sub sektor kuliner Pontianak terletak pada ekosistem warung kopi. Meski daerah lain memiliki kopi dari hulu sampai ke hilir, mereka tak punya satu hal.

“Ada pembeda yakni bagaimana kopi menyatukan etnis di Pontianak, itu adalah kekuatannya. Di tempat lain kopi juga ada, bahkan dari hulu sampai hilir,” ucapnya.

Ekosistem tersebut adalah tak hanya soal konsumen, tapi juga para pekerjanya, dan penitipan kue yang menghidupkan UMKM sekitar.

“Pontianak resmi sudah masuk sebagai Kota Kreatif ke 82 di Indonesia,” katanya.

Forum sudah memilih sub sektor unggulan sebagai lokomotif pengembangan ekraf di Pontianak. Dia yakin lewat kuliner, sub sektor ekraf lainnya akan ikut berkembang. Tidak hanya di Indonesia, namun juga menjadi bagian dari kota kreatif dunia.

“Value dari warung kopi di Pontianak adalah kekuatan untuk mengangkat sub sektor lain. Baik kriya atau seni pertunjukan dapat saling kolaborasi sehingga dapat berkembang bersama,” imbuhnya.

Limin, pemilik Usaha Warung Kopi Aming yang juga menjadi objek penilaian Tim Uji Petik, mengatakan secara umum tim yang melakukan uji petik melihat sejauh mana kopi dan warung kopi memberikan pengaruh terhadap kehidupan masyarakat Pontianak.

“Salah satu yang dinilai adalah banyaknya interaksi di warung kopi, apa dan siapa saja yang terlibat dalam usaha kopi, mulai dari industri rumahan atau home industry kuliner dan kue-kue tradisional, termasuk kesenian dalam menampilkan musik tradisional di warung kopi maupun kegiatan usaha lainnya yang terlibat dalam usaha warung kopi,” tuturnya.

Limin, Pemilik Warung Kopi Aming membubuhkan tanda tangan berita acara Hasil Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif.

Aming, sapaan akrab Limin, menuturkan keunikan Kopi Aming antara lain masih mempertahankan cara tradisional dalam penyeduhannya, biji kopi yang diolah juga dilakukan secara turun-temurun.

Tak kalah pentingnya adalah interaksi para pengunjung dengan berbagai latar belakang etnis, agama dan profesi serta tingkat usia maupun gender yang terjadi di warung kopi,

“Semua berbaur di warung kopi dan berinteraksi di sana,” ungkapnya.

Tak hanya itu, warung kopi miliknya juga merangkul para pelaku usaha rumahan yang memproduksi kue-kue tradisional. Berbagai kue tradisional tersaji sebagai teman minum kopi. Kue-kue tersebut merupakan titipan dari para pembuat kue yang dijual di warung kopi Aming.

“Kami memberikan ruang bagi para pelaku usaha rumahan yang memproduksi kue-kue tradisional untuk dinikmati para pengunjung Warung Kopi Aming,” pungkasnya.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf# kopi aming# kota kuliner# Oneng Setya Harini# Pj Wali Kota Pontianak# PMK3I# Pontianak Ditetapkan sebagai Kota Kulinerm# tim PMK3IAni SofianKemenparekrafPemkot PontianakWali Kota Pontianak
Previous Post

TP-PKK Kota Sorong Kunjungi Posyandu Ananda Pontianak Timur untuk Kaji Tiru

Next Post

Disorot Naik Jet Pribadi Bareng Erina Gudono, Kaesang Kini Dilaporkan ke KPK, Ini Kasusnya!

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Disorot Naik Jet Pribadi Bareng Erina Gudono, Kaesang Kini Dilaporkan ke KPK, Ini Kasusnya!

Disorot Naik Jet Pribadi Bareng Erina Gudono, Kaesang Kini Dilaporkan ke KPK, Ini Kasusnya!

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Perubahan KUA-PPAS APBD Kalbar 2026, Pendapatan dan Belanja Daerah Disesuaikan

Perubahan KUA-PPAS APBD Kalbar 2026, Pendapatan dan Belanja Daerah Disesuaikan

10 Agustus 2026
Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Pemprov Minta Dukungan TMC

Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Pemprov Minta Dukungan TMC

10 Agustus 2026
Pemkot Pontianak Siapkan Job Fit untuk Isi Dua Jabatan Eselon II yang Kosong

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Pontianak Alihkan Pembelajaran ke Daring

10 Agustus 2026
Panglima TNI Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi Informasi Medsos

Panglima TNI Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi Informasi Medsos

10 Agustus 2026

Recent News

Perubahan KUA-PPAS APBD Kalbar 2026, Pendapatan dan Belanja Daerah Disesuaikan

Perubahan KUA-PPAS APBD Kalbar 2026, Pendapatan dan Belanja Daerah Disesuaikan

10 Agustus 2026
Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Pemprov Minta Dukungan TMC

Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Pemprov Minta Dukungan TMC

10 Agustus 2026
Pemkot Pontianak Siapkan Job Fit untuk Isi Dua Jabatan Eselon II yang Kosong

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Pontianak Alihkan Pembelajaran ke Daring

10 Agustus 2026
Panglima TNI Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi Informasi Medsos

Panglima TNI Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi Informasi Medsos

10 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development