triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melakukan audensi langsung dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (20/8). Audiensi Tersebut dipimpin langsung Bupati Fransisikus Diaan beserta jajaran.
Dalam audiensi tersebut kepada pimpinan Ketua Komisi V DPR RI Bupati Kapuas Hulu meminta agar Pemerintah Pusat melalui Komisi V DPR RI dapat mendukung dan mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kapuas Hulu serta dapat mengawal dan mendorong pemerintah pusat untuk melaksanakan
amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2024.
“Khususnya pasal 5a ayat 1 yang menyatakan bahwa desa yang berada di kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, hutan produksi dan kebun produksi berhak mendapatkan dana konservasi dan/atau dana rehabilitasi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Fransiskus Diaan dihadapan Komisi V DPR RI.
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengapresiasi atas upaya dari Pemerintah Daerah khususnya Bupati Kapuas Hulu yang dinilainya sangat luar biasa memberikan dedikasinya dalam memipin wilayah Kapuas Hulu.
“Kondisi jalan Kabupaten Kapuas Hulu kondisi mantapnya 32 persen persen dan Desa 28 persen dan nilai itu sangat rendah, oleh sebab itu infrastruktur Kapuas Hulu perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat karena berharap dengan APBD 1,7 triliun itu tidak lah cukup,” ungkap Lasarus.
Selain memaparkan apa yang telah dilakukannya sebagai legislator di daerah pemilihannya, Lasarus juga menegaskan telah berupaya maksimal dalam menopang kelangsungan pembangunan di Kapuas Hulu lewat aspirasinya di parlemen. Ia pun menyampaikan agar seluruh desa memberikan usulan pembangunan di setiap desa nya kepada pemerintah daerah, kemudian nantinya pemda yang merekap semuanya dan akan segera dibahas.
“Ketuanya Lasarus, yang menyetujui anggaran APBN baik dana desa, jalan, peningkatan bandara, jalan pararel perbatasan Kaltim maupun Badau itu semuanya melalui saya, terkait yang kerjakan proyek itu siapa saja boleh tetapi anggaran pekerjaan itu, ada di saya, jadi jangan mengaku-mengaku,” tegas Lasarus.

Ketua Komisi V DPR RI ini pun menilai kepemimpinan Kapuas Hulu masih layak untuk di Pimpin Fransiskus Diaan. Karena menurutnya modal utama dari seorang pemimpin adalah jujur, salah boleh tapi jangan bohong.
“Sikap saya tegas, tanda tangan saya hanya satu, dan itu berlaku untuk Fransiskus Diaan. pungkasnya.



