triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu meluncurkan Gerakan Tanam Cabai untuk pengendalian inflasi daerah di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu. Kamis (15/8).
Sekretaris Daerah Kapuas Hulu, Mohd. Zaini menyebut, cabai merupakan salah satu komoditi penyumbang inflasi selain beras, daging, telur, bawang merah/putih, gula pasir, dll.
Sedangkan inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu.
“Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak dapat disebut inflasi kecuali bila kenaikan itu meluas atau mengakibatkan kenaikan harga pada barang lainnya,” jelasnya.
Sekda Mohd. Zaini menegaskan melalui launching tanam cabai massal ini diharapakan masyarakat semakin gemar menanam. Terlebih hal tersebut dapat menjadi solusi dalam mengatasi tingginya harga dan kelangkaan pangan di pasaran.
“Terutama komoditi cabai serta upaya strategis dalam mengendalikan inflasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan produksi cabai dan sayuran yang meningkat, maka harga pasar untuk produk-produk tersebut akan lebih stabil. Hal ini tentu akan membantu masyarakat dalam menghadapi inflasi yang seringkali menyebabkan kenaikan harga-harga barang kebutuhan sehari-hari.
“Adapun upaya-upaya pemerintah dalam mengatasi kenaikan harga bahan pokok tidak hanya melalui program bantuan pangan, namun juga melalui bantuan sosial lainnya seperti bantuan sembako dan juga bantuan langsung tunai (BLT) guna meningkatkan daya beli sekaligus memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” jelas Sekda Kapuas Hulu Mohd. Zaini.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan dapat memberi motivasi kepada masyarakat serta kita semua guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu kegiatan ini dapat menjaga stabilitas ketersediaan stok dan harga pangan,” timpalnya lagi.



