triggernetmedia.com – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, bersama Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalbar, Windy Prihastari, melanjutkan rangkaian kunjungan kerja mereka ke Desa Menyabo, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Rabu (6/12).
Kegiatan utama mereka adalah memanen cabai rawit, dalam upaya pengendalian inflasi serta peningkatan produksi melalui perluasan dan gerakan tanam cabai di Kalbar.
“Hari ini kita memanen cabai rawit di Desa Menyabo. Desa ini memiliki luas area tanam sekitar 5 hektar dengan sekitar 6 ribu pohon cabai per hektar. Setiap minggunya dilakukan panen dua kali dengan hasil sekitar 3 ton cabai per hektar,” ungkap Harisson
Lebih lanjut, Pj. Gubernur menyatakan rencananya untuk mendistribusikan hasil panen cabai ini ke Kabupaten Sanggau dan Pontianak, dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Cabe-cabe ini nanti ada yang dikirim ke Sanggau dan ada yang dikirim juga ke Pontianak. Ini yang kita harapkan dari masyarakat dalam menanam cabe untuk memenuhi kebutuhan di Kalimantan Barat,” tambahnya.
Kasim, Kepala Desa Menyabo, membagikan kisah tentang awal mula masuknya investor dan penanaman cabai seluas 8 hektar di desa tersebut.
“Mereka (Investor) menanam cabai di Desa Menyabo kurang lebih 8 hektare, pada waktu itu panennya sangat luar biasa, sehingga anak Menyabo itu hanya karyawan awalnya. Kemudian melihat panennya banyak dan mereka melihat bahwa hasilnya lumayan jadi mereka tertarik untuk budidaya cabai juga secara mandiri,” jelasnya.
“Kita memang cari petani yang betul-betul punya keinginan tinggi untuk petani. Jadi kita tidak mau ada petani abal-abal, hanya yang dibentuk. Kemudian mereka nanti hanya sebagai petani, tapi hanya figuran, kita maunya petani ini betul-betul jadi petani yang profesional dan bisa berhasil,” tegasnya.
Acara memanen cabai ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kalbar, D. Efy Masfiaty, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP-PKK Sanggau, Yohana Kusbariah, serta beberapa pejabat daerah dan kepala desa setempat.










