triggernetmedia.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pontianak tengah melakukan penataan dan perencanaan pemakaman muslim di Kota Pontianak untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang.
Saat ini, telah ada beberapa pilihan lokasi calon pemakaman yang tersebar di enam kecamatan, namun langkah selanjutnya adalah memastikan tidak ada kendala atau hambatan di lapangan sebelum pengadaan lahan resmi dilakukan.
“Kita sudah punya lokasi-lokasi yang memungkinkan berdasarkan kajian. Dari lokasi-lokasi itu akan kita cek lagi, apakah ada hambatan di masyarakat, karena untuk makam ini harus persetujuan masyarakat,” kata Kepala Bappeda Kota Pontianak, Sidig.
Menurut data terakhir yang dimiliki, Kota Pontianak memiliki sekitar 268 pemakaman muslim dengan total luas mencapai 26.922 meter persegi. Sebagian besar di antaranya adalah pemakaman umum, pemakaman yang dikelola oleh yayasan, dan tanah wakaf keluarga.
Dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, kebutuhan akan lahan pemakaman pun menjadi penting.
“Kebetulan kami sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah. Kebutuhan dan rencana aksinya akan tertuang di sana. Dari kajian awal, sudah tergambar bahwa tanpa upaya khusus, lahan pemakaman di Pontianak akan segera penuh,” tambahnya.
Pemerintah Kota Pontianak selama ini selalu memerhatikan kebutuhan pemakaman warga. Setiap tahunnya, anggaran disediakan untuk mendukung infrastruktur pemakaman, termasuk jalan dan drainase, serta usulan-usulan warga dalam musyawarah rencana pembangunan daerah (musrenbang), seperti pembangunan pagar pemakaman.
Dalam rencana ke depan, akan dilakukan penataan lahan pemakaman untuk memudahkan warga dalam mengurus pemakaman.
Prioritas penataan ini akan didasarkan pada lahan yang tersedia, pertumbuhan penduduk, angka kematian kasar, dan proyeksi kebutuhan lahan di setiap kecamatan. Pengelolaan pemakaman juga akan menjadi perhatian utama.
“Jangka menengah dan panjangnya, barangkali kita harus memikirkan perangkat daerah yang mengurusi pemakaman,” jelas Sidiq.
Beberapa alternatif terkait lahan pemakaman dan pengelolaannya saat ini sedang dalam tahap penelitian. Termasuk lokasi pemakaman di luar kota jika lahan di dalam kota tidak tersedia, serta upaya untuk mengelola pemakaman secara profesional.
Isu pemakaman menjadi salah satu isu strategis yang diperlukan perencanaan yang matang ke depan.
“Jika semuanya sudah beres, anggarannya bisa segera disediakan,” pungkas Sidig.




