Triggernetmedia.com – Presiden Joko Widodo pimpin Rapat Koordinasi Penjabat Kepala Daerah di Istana Negara Jakarta, Senin (30/10).
Rapat tersebut dihadiri oleh Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo mendorong pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi dengan menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok di pasar.
Ia mengingatkan pemerintah daerah untuk memantau harga riil di pasar dan melakukan intervensi jika diperlukan, seperti subsidi angkutan.
Selain itu, Presiden menginstruksikan daerah untuk mengalokasikan anggaran stimulus ekonomi dan bantuan sosial kepada masyarakat, karena ini akan sangat membantu rakyat.
Beliau juga menekankan pentingnya pembelian produk dalam negeri, terutama produk UMKM.
“Pantau harga riil di pasar, turun ke lapangan. Jika ada masalah, lakukan intervensi seperti tadi saya sampaikan, subsidi angkutan bisa dilakukan,” kata Presiden.
Presiden Joko Widodo juga mengingatkan para penjabat kepala daerah tentang potensi dampak dari fenomena super el nino, seperti potensi kebakaran.
Ia meminta agar permasalahan tersebut diantisipasi dan segera dilaporkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat jika diperlukan.
Dalam konteks reformasi birokrasi, Presiden menekankan pentingnya menyederhanakan prosedur dan tata kelola, khususnya dalam pelayanan perizinan bagi investor.
“Gimana kita mau bersaing kalau (mengurus) izin masih berbulan-bulan, ke meja ini, meja ini, meja ini? Seperti itu yang Bapak, Ibu gubernur, bupati, wali kota (harus) selesaikan karena investasi itu rebutan. Semua negara sekarang ini kan rebutan,” imbuh Presiden.
Presiden juga membahas peran kepala daerah dalam tahun politik 2024. Ia menegaskan agar para kepala daerah memberikan dukungan kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tanpa intervensi, serta memastikan netralitas aparatur sipil negara (ASN) terjaga.
Untuk mengantisipasi pergolakan di masyarakat, Presiden meminta pemerintah daerah segera menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan politik.
Terakhir, Presiden mendorong daerah untuk terus mendukung program prioritas pemerintah, seperti penurunan kemiskinan ekstrem, pemberantasan stunting, dan hilirisasi industri.
Beliau menekankan pentingnya memberikan dukungan penuh pada program-program ini



