triggernetmedia.com – Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harrison, memimpin prosesi pelantikan Muhammad Bari sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (9/10).
Muhammad Bari, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Barat sejak 1 November 2021, mendapatkan jabatan ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalbar nomor: 800.1.3.1/36/BKD tentang Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat.
Surat keputusan ini ditandatangani oleh Penjabat Gubernur Kalbar pada 5 Oktober 2023, yang merujuk pada surat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tertanggal 3 Oktober 2023, yang menyetujui pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat.
Harisson menekankan peran penting Sekretaris Daerah dalam memastikan kelancaran tugas pemerintahan daerah.
Dia berharap agar seluruh perangkat daerah di provinsi ini memberikan dukungan yang substansial kepada Penjabat Sekretaris yang baru dilantik.
“Ibarat Man Behind the Gun, Sekretaris mengkoordinasikan seluruh anggotanya agar menembak dengan tepat. Oleh karena itu, untuk memastikan Sekretaris dapat ‘menembak’ dengan tepat, perangkat daerah harus terus memberikan masukan, data, dan informasi yang akurat, sehingga kebijakan yang diambil juga tepat,” ungkap Harisson.
Harisson juga menyampaikan pesan agar semua pihak berhati-hati dan memahami kewenangan serta aturan yang terkait dengan peran seorang sekretaris.
Dia juga berharap bahwa istri Penjabat Sekretaris, yang juga merupakan Ketua DWP Provinsi Kalimantan Barat, memberikan dukungan penuh kepada suaminya selama menjabat.
“Saat ini, tindakan seorang Pejabat Negara sangat diawasi. Kerja dengan sungguh-sungguh. Dan kepada istri, berikan dukungan optimal kepada suami Anda dalam menjalankan tugasnya. Masa depan akan penuh tantangan, dan saya berharap untuk Kalimantan Barat yang lebih kuat,” tambah Harisson.
Muhammad Bari, yang telah mencapai berbagai prestasi selama menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Barat, mencatatkan lonjakan pendapatan daerah dan menerima pengakuan dari Kementerian Dalam Negeri.
Dia berhasil meraih peringkat ke-3 dalam kategori Peningkatan Pendapatan Asli Daerah untuk tahun anggaran 2022 dan peringkat ke-4 dalam kategori Realisasi Pendapatan Daerah untuk tahun anggaran 2022 berdasarkan penilaian Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk tahun anggaran 2022.
Upacara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Barat, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari Harisson, yang sekarang menyerahkan jabatannya kepada D. Efy Masfiaty, serta perwakilan dari instansi vertikal dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Provinsi Kalbar.










