triggernetmedia.com – Provinsi Kalimantan Barat secara resmi meluncurkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045 dalam sebuah acara “Kick Off Meeting” yang digelar di Hotel Ibis Pontianak, Kamis (14/9).
Dalam kegiatan ini, Pj. Gubernur Kalimantan Barat, Harrison, menyampaikan pentingnya RPJPD sebagai panduan strategis untuk pembangunan daerah.
“Dengan fokus pada peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, daya saing daerah, kesempatan kerja, lapangan berusaha, serta akses dan kualitas pelayanan publik,” ungkapnya.
RPJPD ini menjadi landasan pembangunan selama 20 tahun, dimulai pada tahun 2005 dan berakhir pada tahun 2025. Sejak dimulainya RPJPD tersebut, terdapat capaian-capaian yang positif dalam pembangunan Kalimantan Barat.
Di antaranya adalah pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tumbuh sebesar 7,33 persen selama periode 2005-2022, pertumbuhan ekonomi yang mencapai 35,92 persen, dan PDRB per kapita yang naik hingga lebih dari 5 kali lipat dari Rp.8.566.175,88 menjadi Rp.46.161.328,88 pada tahun 2022.
“Hal ini tak memang mudah, tapi saya optimis apabila kita bergerak bersama, semua ini bisa tercapai sesuai harapan” imbuhnya.
Namun, ia juga mengakui bahwa hal ini tidak mudah, tetapi dengan kolaborasi dan komitmen bersama, segala target yang diharapkan dapat tercapai.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Kalimantan Barat, Mahmudah, menyampaikan bahwa evaluasi terhadap RPJPD tahun 2005-2025 telah menunjukkan capaian kinerja yang tinggi dengan nilai rata-rata mencapai 87,14 persen.
Mahmudah juga menjelaskan tahapan selanjutnya dalam proses RPJPD, termasuk konsultasi publik yang direncanakan pada bulan Oktober 2023, Musrenbang RPJPD pada bulan Februari 2024, dan penetapan Peraturan Daerah (Perda) RPJPD yang dijadwalkan pada bulan Juli 2024.
“Diharapkan para calon kepala daerah yang akan mendaftar dalam proses Pilkada serentak Tahun 2024 nanti sudah dapat merumuskan Visi dan Misinya berdasarkan Visi pembangunan 20 tahun kedepan melalui RPJPD ini”, jelas Mahmudah.
Acara “Kick Off Meeting” RPJPD ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, kepala instansi daerah se-Kalimantan Barat, kepala BAPPEDA kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, tokoh masyarakat, pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta, serta pimpinan BUMN dan BUMD.



