triggernetmedia.com –Mark Lucovsky, petinggi Google di bidang Augmented Reality (AR), memutuskan untuk mundur dari perusahaan pada tahun 2021.
Ia tidak lagi menjabat sebagai Senior Director of Engineering yang bertanggung jawab atas platform OS dan perangkat lunak untuk AR dan XR di Google.
Lucovsky mengutip perubahan dalam kepemimpinan, komitmen AR, dan visi yang tidak jelas sebagai alasan pengunduran dirinya.
Setelah kepergian Lucovsky, upaya pengembangan AR di Google dipindahkan ke divisi Platforms & Ecosystems di bawah Hiroshi Lockheimer, serta divisi Devices & Services di bawah Rick Osterloh.
Google juga memutuskan untuk menghentikan proyek pengembangan kacamata AR yang dikenal dengan kode nama Project Iris, dan fokus pada pengembangan perangkat lunak AR.
Hal ini juga berdampak pada fitur transkripsi dan navigasi di kacamata tersebut yang sebelumnya dijadwalkan akan diuji coba secara publik.
Kepergian Clay Bavor, mantan Kepala Augmented Reality dan Virtual Reality di Google, juga mempengaruhi strategi dan perkembangan proyek kacamata Iris.
Bavor meninggalkan Google karena ingin membentuk sebuah startup dengan co-CEO Salesforce, Bret Taylor.
Meskipun Google menghentikan pengembangan perangkat keras AR, mereka tetap berkomitmen untuk mengembangkan augmented reality.
Google sedang membangun sebuah platform perangkat lunak AR yang dapat dilisensikan kepada produsen lain. Rencananya, platform ini akan mirip dengan model bisnis Android, di mana Google menyediakan perangkat lunak yang dapat digunakan oleh berbagai produsen.
Selain itu, Google juga sedang mengerjakan platform baru yang disebut “micro XR” untuk mengembangkan pengalaman extended reality (XR) yang lebih kecil dan terfokus.
sumber berita: berbagai sumber











