triggernetmedia.com – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat Pintauli Romangasi Siregar belum lama ini bertemu Bupati Ketapang Martin Rantan. Pertemuan keduanya untuk melakukan koordinasi soal penurunan stunting, juga membicarakan tentang Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) hingga nominator klinik swasta terbaik tingkat nasional.
Koordinasi yang dilakukan Kaper BKKBN Kalbar Pintauli Romangasi Siregar ke Pemkab Ketapang sekaligus meminta dukungan terhadap program Bangga Kencana yang sudah berjalan di Ketapang.
Pada kesempatan itu,Pintauli juga mengabarkan bahwa Klinik Swasta PT HSL Cargill di Kabupaten Ketapang masuk nominasi klinik swasta terbaik regional 2 (luar Jawa). Direncanakan tim penilai pusat dari BKKBN akan turun melihat dan menilai klinik swasta tersebut.
Pintauli Siregar juga menyerahkan dokumen petunjuk teknis penggunaan dana Bantuan Operasional KB pada Bupati Martin Rantan. Di tahun ini BOKB yang dikucurkan dari BKKBN pusat pada Kabupaten Ketapang Rp 9 miliar.
“Mudah-mudahan alokasi tersebut bisa digunakan buat percepatan penurunan stunting serta pengerjaan fisik untuk memaksimalkan program Bangga Kencana,” katanya, kepada triggernetmedia.com, Jum’at (23/6/2023).
Sementar itu, Bupati Ketapang Martin Rantan mengatakan, agar program KB ini semakin konsen, ke depan OPD terkait dilingkungan Pemkab Ketapang itu akan dipisah dengan Dinas Sosial.
“Kemarin saat penilaian nilainya lebih dari tiga. Artinya sudah lebih, sehingga bidang KB ini harus berdiri sendiri sebagai OPD,” katanya.
“Apalagi saat ini, ditambah penanganan stunting, sehingga jika tidak benar-benar ditangani bisa berpengaruh pada angka stunting di Ketapang. OPD nya harus cepat ini dimekarkan. Sehingga program-program yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan maksimal,” ujar Martin.
