triggernetmedia.com – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sosialisasi Pancasila bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Aula Paroki Salib Suci Ngabang. Senin (24/10/2022). Kegiatan ini dalam rangka gotong royong membumikan Pancasila.
Sebagai informasi kegiatan ini dihadiri Deputi Bidang Hukum, Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP Prof. Dr. H. Agus Moh. Najib, Anggota DPR RI Komisi II, Cornelis, dr. Karolin Margret Natasa, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak, Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Landak serta peserta yang terdiri dari dosen, guru dan utusan pelajar.
Dalam sosialisasi tersebut, Direktur Analisis dan Penyelarasan pada Deputi Bidang Hukum, Advokasi dan Pengawasan Regulasi, Najib menyebut Pancasila perlu dibumikan kembali supaya generasi saat ini mampu memahami pentingnya Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Seperti kita ketahui saat ini Pancasila sangat kita perlukan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan ini tidak bisa diganti oleh ideologi manapun,” katanya.
Anggota DPR RI Cornelis menambahkan, Pancasila sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang tidak dimiliki oleh negara lain, karena Pancasila sudah dijadikan sebagai dasar negara sejak Indonesia merdeka.
“Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa, lebih tepatnya terdapat 1.340 suku bangsa di Tanah Air. Tetapi bersatu karena adanya Pancasila yang sudah ada sejak kita merdeka, hal seperti inilah yang wajib kita banggakan karena tidak ada dinegara manapun yang memiliki persatuan seperti di Indonesiam” ujar Cornelis.
“Oleh sebab itu mari kita jaga bersama-sama negara ini supaya tidak terjadinya perpecahan diantara kita melainkan selalu bersatu hingga akhir zaman,” timpalnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Vinsensius memaparkan bahwa Pancasila sudah diterapkan sejak lama oleh suku Dayak, khususnya di Kabupaten Landak.
“Terkait dengan Pancasila sudah lama dipraktekkan dalam kehidupan suku Dayak di Kabupaten Landak contohnya budaya yangahatn, Pupubiris, Balale’, Bahaupm, Lantatn, bahkan dalam acara resmi kita selalu menggunakan salam Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata yang semuanya ada dalam nilai Pancasila,” ucap Vinsensius.




