triggernetmedia.com – Bunda Literasi Kabupaten Sanggau Arita Apolina menilai kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) merupakan hal penting dan strategis dalam memperkuat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
“Program ini tidak cuma untuk menyediakan kesempatan masyarakat untuk membaca buku, tetapi ada kegiatan langsung, dari literasi itu sehingga apa yang dibaca langsung dipraktikkan di lapangan,” katanya, Kamis (28/7/2022).
Menurutnya, belum lama ini Perpustakaan Daerah dan Pengurus Bunda Literasi Kabupaten Sanggau berkesempatan mengikuti Peer Learning Meeting (PLM) yang digelar oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) di Hotel Harris, Kota Pontianak. Selasa (26/7/2022).
“Ada 23 peserta mengikuti PLM ini, terdiri dari 8 kabupaten/kota di Kalimantan Barat, yakni Kapuas Hulu, Kota Singkawang, Kota Pontianak, Mempawah, Sanggau, Kubu Raya dan Sambas,” sebutnya.
Menurutnya kegiatan PLM merupakan bagian dari program prioritas nasional 2020 – 2024. Tujuannya untuk memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul melalui peningkatan kemampuan literasi untuk mewujudkan Indonesia Maju.
“Perpusnas RI bahkan sejak tahun 2018 lalu telah menyelenggarakan kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Ini membuktikan bahwa Perpusnas RI juga mendorong gerakan literasi untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat,” ujar Bunda Literasi Kabupaten Sanggau Arita Apolina.
Isri Bupati Paolus Hadi ini mengaku senang dan bangga. Ssebab, Kabupaten Sanggau mendapat kepercayaan untuk mendapat penghargaan dari semua kategori, yaitu Lapak Terbaik Provinsi Kalimantan Barat tahun 2022, Peserta teraktif Provinsi Kalimantan Barat tahun 2022 dan Perpustakaan Kabupaten Terbaik Provinsi Kalimantan Barat tahun 2022.
“Sebagai Bunda Literasi Kabupaten Sanggau tentu saya terus mengajak Bunda Literasi ditingkat kecamatan, kelurahan, hingga ketingkat desa untuk lebih fokus pada kegiatan. Karena transformasi perpustakaan berbasisi inklusi masyarakat ini memang harus banyak melibatkan masyarakat dalam gerakan literasi,” pungkasnya.

