triggernetmedia.com – Seorang siswi di SMA Negeri 2 Sanggau berhasil lolos seleksi program pertukaran pelajar ke Amerika Serikat.
Siswi itu bernama Adinda Aisyah Nindyani, ia beruntung lolos dalam seleksi pertukaran pelajar yang diselenggarakan oleh Bina Antarbudaya.
Putri dari pasangan H Joni Irwanto dan Hj Ernawati ini lolos di program Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (YES) dan akan diberangkatkan pada Agustus 2022 mendatang.
Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (YES) adalah program beasiswa penuh yang diberikan oleh U.S. Department of State kepada siswa SMA atau sederajat.
Usai bertemu Bupati Sanggau Paolus Hadi (PH) di kediaman dinas Bupati Sanggau, Aisyah mengaku mengikuti pertukaran pelajar ke luar negeri memang menjadi impiannya sejak lama.
“Sudah jadi keinginan Aisyah sejak lama. Ditambah adanya rasa tertantang untuk mengukur kemampuan diri ketika tahu seleksinya ini akan berhadapan dengan peserta-peserta dari seluruh indonesia,” ucapnya. Seperti dinukil dari jurnalis.id Senin (26/7/2022).
Menurutnya program pertukaran pelajar ini merupakan beasiswa yang diberikan langsung oleh Kedutaan Amerika Serikat atau United State Embassy yang bermitra dengan Yayasan Bina Antarbudaya dengan lama program satu tahun atau dua semester.
Tentu saja untuk bisa lolos dalam seleksi program tersebut tidak mudah, karena Aisyah harus bersaing dengan puluhan ribu pelajar di Tanah Air.
“Terberat itu ketika harus berhadapan dengan anak-anak dari kota-kota besar seperti Jakarta, Jogja. Mereka sudah sangat matang, baik secara mental maupun materi,” ujar Aisyah.
“Ada beberapa rangkaian seleksi, mulai dari seleksi tingkat chapter Pontianak dan selanjutnya baru seleksi tingkat nasional. Pendaftar di seluruh Indonesia ada 36.000 orang dan kuota 70 orang yang akan berangkat ke Amerika Serikat,” jelasnya lagi.
Aisyah kini masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai kepastian penempatan selama di Amerika Serikat.
“Sampai sekarang masih diproses oleh panitia untuk mencari keluarga asuh di sana. Biasanya baru akan diberitahu mendekati waktu keberangkatan,” katanya.
Keinginan Aisyah belajar ke luar negeri melalui program pertukaran pelajar tersebut mendapat dukungan penuh dari keluarganya. Joni Irwanto, orangtua Aisyah mengatakan, selalu mendukung segala upaya anaknya dalam mengembangkan diri dan orientasi masa depannya.
“Sepanjang pilihan-pilihan anak itu positif dan bermanfaat. Kami sebagai orangtua ingin anak-anak mampu memanfaatkan informasi-informasi yang ada menjadi peluang. Agar mereka mengembangkan diri dan berkompetisi secara luas dengan pelajar-pelajar lainnya,” ucap Joni kini tengah menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sanggau.
“Sampai sekarang masih diproses oleh panitia untuk mencari keluarga asuh di sana. Biasanya baru akan diberitahu mendekati waktu keberangkatan,” katanya.
Selaku orangtua Aisyah, Joni Irwanto menegaskan dirinya selalu mendukung segala upaya anaknya dalam mengembangkan diri dan orientasi masa depannya.
“Sepanjang pilihan-pilihan anak itu positif dan bermanfaat. Kami sebagai orangtua ingin anak-anak mampu memanfaatkan informasi-informasi yang ada menjadi peluang. Agar mereka mengembangkan diri dan berkompetisi secara luas dengan pelajar-pelajar lainnya,” ujarnya.




