triggernetmedia.com – Frianto Daud merupakan sosok anak muda yang memiliki talenta potensial. Selain memiliki jejak akademik dan piawai dalam berorganisasi, kekinian pemuda energik yang satu ini memastikan resmi mendaftarkan diri menjadi Calon Kepala Desa Ansang, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak.
Daud mengungkapkan motivasinya ikut konstestasi pilkades di desa kelahirannya karena ingin mendorong inovasi dan perubahan di Desa Ansang.
“Selama ini memang masih jauh tertinggal dibanding desa lainnya di kecamatan Menyuke, dan saya bertekad untuk memajukan desa ini,” ungkap Frianto.
Frianto Daud mengajak masyarakat Desa Ansang semakin cerdas dalam memilih pemimpin di desanya. Ia mengimbau kiranya masyarakat desa jangan asal pilih dan dipilih karena keterkaitan sanak saudara saja.
“Akan tetapi idialnya masyarakat benar-benar bagaimana rekam jejak dan potensi bakal calon, dan jangan memilih calon yang menggunakan cara politik uang atau money politic, karena itu merupakan bukti ketidaktulusan calon pemimpin dan itu jelas berpotensi besar akan cenderung melakukan hal-hal tidak diinginkan demi mengembalikan modal politiknya,” ujar Frianto.
Mengusung jargon muda membangun desa bertujuan mendorong kaum millenial la untuk berani berkompetisi disegala bidang, terutama sarjana- sarjana yang berasal dari Desa, ayok memajukan Indonesia Mulai dari memanjukan Desa sendiri.
Frianto menegaskan, sebagai orang yang suka mengasah diri dalam organisasi sejak dari dibangku SMA, kuliah sampai saat ini menjadi Sekretaris Provinsi GAMKI di Kalimantan Barat, dan pengalaman dibeberapa perusahaan swasta, dirinya optimis memiliki modal utama dan cukup mumpuni dalam Pilkades Desa Ansang,
“Kita mengusung jargon muda membangun desa bertujuan mendorong kaum millenial. Kita harus berani maju berkompetisi disegala bidang, terutama sarjana- sarjana muda yang berasal dari sesa, ayok kita bersama menjadi motor penggerak untuk memajukan Indonesia dan memulainya dari desa kita sendiri, Karena sudah saatnya kita kaum muda terjun langsung ke masyarakat dan menerapkan disiplin ilmu yang didapat dibangku kuliah untuk kita implementasikan, mengabdi kepada masyarakat dan banga ini,” ujar Frianto.
Sebagai informasi, dalam pencalonan dirinya sebagai Kepala Desa Ansang, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Frianto Daud menawarkan Visi “Terwujudnya Tata Kelola Desa yang bersih, jujur, inovatif, transparan dan akuntabel demi terciptanya Desa Ansang yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya”.
Untuk mewujudkan visi tersebut ia menyusun 10 Misi utama jika terpilih sbb :
1. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Desa dan kerja sama antar lembaga Pemerintah, lembaga Adat serta lembaga Agama
2. Keterbukaan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat mengenai pengelolaan Desa serta mengaktifkan media sosial Pemerintah Desa Ansang
3. Meningkatkan partisipasi masyarakat dan semangat gotong – royong dalam, menumbuhkembangkan kemandirian dan pembangunan Desa yang berkelanjutan
4. Mengelola dan mengembangkan potensi sumber daya alam, seperti Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan
5. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan berbasis Skill
6. Meningkatkan Pendapatan Asli Desa dengan memperkuat BUMDes dan UMKM Desa
7. Pembentukan Komunitas Penduli lingkungan dan penanggulangan Bencana Desa
8. Mengembangkan kegiatan bidang kesenian, Olahraga, keterampilan dan organisasi kepemudaan Desa
9. Meningkatkan pemberdayaan sumber-sumber air bersih untuk PAM Desa
10. Meningkatkan pembangunan Jalan Desa, Jalan Pertanian dan jalan lingkungan
Frianto Daud menegaskan, mantap mendaftarkan diri didampingi langsung sang ayah, bersama dua orang tim suksesinya mendatangi sekretariat pemilihan Kepala Desa, dan disambut baik oleh ketua panitia pemilihan kepala Desa Ansang, Ade Darmansyah, pada Kamis (30/6/2022).
“Sampai hari ini jumlah pendaftar bakal calon kepala desa berjumlah 6 orang dan akan ditutup besok tanggal 1 Juli 2022 pukul 12.00 wib,” ungkap Ade Darmansyah.
Ade menjelaskan, jika jumlah pendaftar lebih dari 5 orang, maka tahap selanjutnya akan dilaksanakan tes terlulis yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pemerdayaan masyarakat dan pemerintah desa tanggal 18 juli 2022.



