Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

WNI di Australia Rayakan Lebaran Pertama Usai Pandemi: Tanpa Ketakutan Lagi

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
2 Mei 2022
in Headline, Internasional, Kesra, Serba-serbi
0
WNI di Australia Rayakan Lebaran Pertama Usai Pandemi: Tanpa Ketakutan Lagi

Ilustrasi Australia (Pixabay/pattyjansen)

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Tepat pukul 08:15 pagi waktu Adelaide, ratusan warga berkumpul di gedung Cosgrove Hall kawasan Australia Selatan untuk salat bersama.

Masyarakat Islam Indonesia Australia Selatan (MIIAS) memperkirakan setidaknya 350 warga hadir dan duduk saling berdekatan di tengah sudah dilonggarkannya protokol kesehatan COVID-19.

“Sekarang bebas banget, istilahnya udah enggak wajib masker,” kata Siti R Fitriani, pengurus MIIAS.

Makanan MIIAS
Image: Penyelenggara acara salat bersama menyajikan makanan berupa snack, buah, dan bakso dengan lontong. Supplied

“Tahun lalu Idul Fitri ada restriksi maksimal 200 orang, jadi tahun lalu pakai sistem booking, tahun ini sudah enggak, siapa saja boleh datang.”

Setelah salat dijalankan dan Khotbah disampaikan, warga disuguhkan hidangan bakso dengan lontong, juga beberapa snack dan buah-buahan.

“Kita menciptakan suasana kayak di Indonesia walaupun banyak juga yang mengadakan salat Idul Fitri di lapangan dan ada banyak masjid, tapi kita terus mencoba kayak di Indonesia,” katanya.

“Jadi abis salat kita makan-makan kayak di Indonesia sambil ngobrol, jadi tidak terasa sepi.”

Selepas acara tersebut, Siti langsung menjamu para tamu di rumahnya sendiri, sebelum pergi mengunjungi rumah warga Indonesia lainnya di Adelaide.

“Tahun ini lebih terasa Lebarannya dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Mempertahankan tradisi ‘open house’ Lebaran

Sudah menjadi tradisi bagi keluarga Nia Basyaruddin untuk menerima tamu di rumah mereka di Darwin, kawasan Australia Utara sejak usianya masih belia.

Tahun ini, rumah Nia yang berusia 29 tahun sudah dipadati pengunjung sejak pukul 10 pagi waktu setempat.

Nia keluarga
Image: Nia (kiri atas) berharap agar bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga lengkapnya tahun depan. Supplied

Nia yang lahir dan besar di Darwin juga merasa bersyukur karena hari ini ia bisa merayakan Idul Fitri bersama sang ibu yang dirawat di rumah sakit sejak tiga bulan terakhir.

“Mama saya sempat kena COVID dan punya underlying condition sakit ginjal … hari ini Alhamdulillah bisa keluar RS,” katanya.

Di rumah, masakan tradisional Lebaran seperti opor, kari ayam, rendang, siomay, lontong dan kue-kue kering sudah tersedia.

Berbeda dengan Idul Fitri tahun lalu, Nia tidak merayakan hari tersebut bersama ketiga saudara kandungnya di Melbourne.

Nia tamu
Image: Komunitas Indonesia di Darwin merayakan Idul Fitri bersama dengan mengunjungi rumah Nia dan warga lainnya. Supplied

Namun, suasana Ramadan tetap terasa dengan adanya kunjungan dari warga Indonesia lain maupun teman kuliah dan kantornya di sana.

Dibanding tahun lalu, Nia juga merasa kondisi pandemi COVID-19 tahun ini memungkinkan lebih banyak orang untuk datang.

“Berhubung di sini juga public holiday [tanggal merah] Hari Buruh, jadi ekspektasinya akan banyak [orang datang] karena banyak yang enggak kerja hari ini,” katanya.

“Karena open house, acaranya bisa sampai sore atau mungkin juga ada yang datang malam.”

‘Perayaan budaya’

Erna Sukardi dan keluarga sudah bermukim di Melbourne sejak tahun 2008.

Itu berarti sudah 15 lebaran yang ia lalui selama ia tinggal di ibu kota negara bagian Victoria itu.

Erna Sukardi an Kel
Image: Erna Sukardi dan keluarga merayakan lebaran ke-14 di Australia sejak pertama kali menjejakkan kaki tahun 2008. Supplied: Erna Sukardi

Hampir semua lebaran itu ia rayakan di sana karena lebaran di Australia tidak dimasukkan ke dalam hari libur nasional, sehingga sulit untuk Erna dan keluarga pulang ke Indonesia karena kedua anaknya tidak libur sekolah.

“Hanya tahun 2009 saya bisa pulang lebaran, karena anak-anak waktu itu belum sekolah … mudah-mudahan tahun depan [lebarannya] bertepatan dengan libur sekolah, jadi kami bisa mudik,” tutur Erna.

Erna mengaku senang merayakan lebaran tahun ini setelah pembatasan COVID-19 dilonggarkan dan ia bisa salat Ied bersama komunitas Indonesia lainnya di Melbourne.

Dari tiga tempat salat Ied komunitas Indonesia di Melbourne tahun ini, Erna dan keluarganya mendatangi Brunswick Sport Hall.

“Tahun lalu kami masih takut dan memilih salat Ied di taman dan enggak ketemu dengan orang-orang Indonesia, tapi hari ini kami bisa ketemu, ngobrol, silaturahmi, dan panitia juga menyediakan snack, jadi kita bisa makan di situ.”

“Rasa kangen dengan keluarga saat lebaran bisa sedikit terobati kalau kita salat dengan sesama orang Indonesia, kemudian salam-salaman.”

“Rasanya tadi itu seneng banget, sebenernya senangnya sudah saat mulai tarawih dan bisa ngumpul buka bersama, yang baru bisa tahun ini, … alhamdulillah tadi bisa salat, duduk sama-sama tanpa ketakutan lagi, aduh enaknya.”

Selain salat Ied, Erna dan keluarga juga mendatangi beberapa kerabat yang sudah dianggapnya sebagai orangtua sendiri, sebelum pulang dan berkomunikasi dengan keluarga di Indonesia.

Lebaran bagi Erna bukan hanya perayaan keagamaan, tapi juga perayaan budaya.

“Saya dan suami, serta komunitas Indonesia lain di sini berusaha juga mempertahankan budaya Indonesia saat Ramadan dan lebaran supaya anak-anak kami yang besar dan tumbuh di Australia dan enggak kenal Indonesia, tetap punya memori tentang lebaran, jadi kami making memories tentang lebaran untuk mereka.”

Tradisi budaya yang masih dilakukan dan diteruskan Erna kepada kedua anaknya antara lain adalah kumpul keluarga dan membuat lantern di malam takbiran.

Meski mengaku sudah menemukan banyak kawan di Melbourne yang sudah dianggapnya sebagai keluarga, Erna tetap rindu pada keluarganya di Indonesia dan berharap bisa merayakan lebaran bersama mereka.

“Kami bisa merayakan lebaran di sini, tapi keluarga di Indonesia tidak tergantikan … selamat merayakan untuk semua di Indonesia, take care dan jangan lupa, COVID masih ada,” tutur Erna. Dinukil pada laman suara.com.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # usai pandemiidul fitriWNIWNI di Australia
Previous Post

Tradisi Lebaran Unik, Setiap Warga Kompak Bawa Aneka Makanan ke Masjid

Next Post

Gudeg Sambal Krecek Jadi Menu Favorit, Wali Kota Pontianak: Selamat Idul Fitri

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Gudeg Sambal Krecek Jadi Menu Favorit, Wali Kota Pontianak: Selamat Idul Fitri

Gudeg Sambal Krecek Jadi Menu Favorit, Wali Kota Pontianak: Selamat Idul Fitri

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Program CSR Harus Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah

Program CSR Harus Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah

9 Juli 2026
Target Penyaluran KUR di Pontianak Belum Tercapai, Pemkot Dorong Perbankan Perluas Akses Pembiayaan

Target Penyaluran KUR di Pontianak Belum Tercapai, Pemkot Dorong Perbankan Perluas Akses Pembiayaan

9 Juli 2026
Ekonomi Indonesia Dihantam Empat Tekanan

Ekonomi Indonesia Dihantam Empat Tekanan

9 Juli 2026
Polri Selidiki Korupsi Batu Bara PLTU Rp5 Triliun

Polri Selidiki Korupsi Batu Bara PLTU Rp5 Triliun

9 Juli 2026

Recent News

Program CSR Harus Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah

Program CSR Harus Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah

9 Juli 2026
Target Penyaluran KUR di Pontianak Belum Tercapai, Pemkot Dorong Perbankan Perluas Akses Pembiayaan

Target Penyaluran KUR di Pontianak Belum Tercapai, Pemkot Dorong Perbankan Perluas Akses Pembiayaan

9 Juli 2026
Ekonomi Indonesia Dihantam Empat Tekanan

Ekonomi Indonesia Dihantam Empat Tekanan

9 Juli 2026
Polri Selidiki Korupsi Batu Bara PLTU Rp5 Triliun

Polri Selidiki Korupsi Batu Bara PLTU Rp5 Triliun

9 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development