triggernetmedia.com – Kota Pontianak merupakan satu diantara kota di Indonesia terpilih dalam 100 Smart City yang digagas dari tahun 2018, itu berarti smart city bukan semata-mata menjadikan IT dan solusi teknologi sebagai tujuan akhir.
“Akan tetapi lebih fokus pada inovasi dan terobosan untuk menyelesaikan masalah prioritas dan atau mengembangkan sektor unggulan daerah, berbasis data yang terintegrasi dan kolaboratif antar sektor,” kata Wakil Wali Kota Pontianak, bahasan, Senin (20/12/2021) di Pontianak.
Bahasan menyebut, pembangunan berbasis smart city secara simultan harus bisa menghasilkan smart people dan smart society.
Sebagai upaya implementasi smart city di Kota Pontianak, lanjutnya ,Pemkot Pontianak tentu telah melakukan langkah-langkah strategis.
“Salah satunya menyusun masterplan Pontianak Smart City tahun 2019-2028 yang memuat rencana-rencana program smart city dan dijabarkan berdasarkan enam dimensi smart city,” bebernya.
“Tahun 2020 realisasi implementasi program smart city adalah sekitar 36,38 persen dari keseluruhan program yang dirancang dalam masterplan,” bebernya lagi.
Di tahun 2021 ini, sambung Bahasan, bahkan telah dilaksanakan Tinjauan Lapangan (field evaluation) Program Quick Win pada enam dimensi, yang dilakukan oleh pembimbing pusat dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
“Ini selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan evaluasi implementasi program smart city di Kota Pontianak oleh Tim Kemenkominfo pada Desember mendatang,” jelasnya.
Bahasan mengimbau semua pihak berperan aktif dan berkolaborasi antara pemerintah dengan lintas sektor, antar lain dengan mencurahkan perhatian, kreativitas, inovasi serta memberikan solusi dalam rangka pengembangan smart city di Kota Pontianak.
“Tanpa peran semua pihak, program smart city ini sulit untuk diwujudkan,” pungkasnya.










