Minggu, 19 April 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Headline

Indonesia dan Peta Persaingan di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
8 Desember 2021
in Headline, Internasional, Kabar Arena, News, Sport
0
1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021 berjalan sesuai rencana dan mulai bergulir hari ini, Selasa (7/12/2021), setelah isu pembatalan sempat menghantui dengan adanya pengumuman dari Kementerian Kesehatan negara tuan rumah Uzbekistan terkait kebijakan pembatasan perjalanan sejumlah negara.

Meski begitu, sejumlah negara telah lebih dulu memutuskan untuk tidak mengirim lifter andalan mereka. Misalnya negara kuat China dan Korea Utara, yang akhirnya absen dalam ajang yang berlangsung di ibu kota Uzbekistan, Tashkent pada 7-17 Desember 2021 tersebut.

Related posts

Rakercab Pramuka, Pemkot Dorong Penguatan SDM Generasi Muda

Rakercab Pramuka, Pemkot Dorong Penguatan SDM Generasi Muda

19 April 2026
Bahasan Dorong IMM Berkontribusi dalam Pembangunan Pontianak

Bahasan Dorong IMM Berkontribusi dalam Pembangunan Pontianak

18 April 2026

Tercatat sedikitnya 10 peraih emas Olimpiade Tokyo dan 15 juara dunia sebelumnya dari berbagai negara tak akan bersaing dalam ajang bergengsi tersebut.

Pandemi COVID-19 menjadi alasan utama. Terlebih adanya varian baru Omicron yang semakin mempersulit negara-negara untuk bertolak ke Tashkent karena adanya pembatasan di negara masing-masing.

Di balik absennya sejumlah nama besar menjadi hikmah tersendiri bagi lifter lainnya.

Persaingan makin terbuka dan juara-juara baru diprediksi lahir pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi tahun ini. Bukan tidak mungkin, lifter Indonesia ada di dalamnya.

Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) mengirim 14 atlet ke Tashkent. Mayoritas adalah lifter muda.

Pada bagian putri ada nama Juliana Klarisa (kelas 55kg), Sarah (59kg), Najla Khoirunnisa (45kg), Nelly (59kg), Siti Nafisatuh Hariroh (49kg), Tsabitha Alfiah Ramadani (64kg), Restu Anggi (64kg) dan Nurul Akmal (+87kg).

Sementara untuk putra ada Rahmat Erwin Abdullah (73kg), Muhammad Faathir (61kg), Mohammad Yasin (67kg), Triyatno (67kg), Muhammad Zul Ilmi (89kg) dan Satrio Adi Nugroho (55kg).

Sebagai olahraga terukur, peta persaingan angkat besi sudah bisa terbaca sejak awal dengan adanya penempatan Grup A dan B yang ditentukan berdasarkan total angkatan terbaik yang didaftarkan sebelum berlaga. Namun, itu bukan jaminan untuk menentukan pemenang.

Sebab, banyak yang berada di Grup B justru membuat kejutan dengan meraih medali. Misalnya saja, Rahmat Erwin Abdullah saat tampil di Olimpiade Tokyo 2020.

Meski tampil di Grup B, dia mampu menyabet perunggu pada kelas 73kg putra dengan total angkatan 342kg, mengalahkan lifter yang semuanya berada di Grup A.

Mengutip kalimat dari Kepala Pelatih Timnas Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja bahwa strategi tim pelatih akan menjadi faktor penting seorang lifter dalam sebuah kejuaraan.

Pelatih akan menyusun strategi kombinasi angkatan yang dilakukan sembari memantau perkembangan lawan untuk menentukan langkah yang tepat.

Artinya, meski angkat besi adalah cabang olahraga terukur, segala kemungkinan bisa saja terjadi tergantung pada kesiapan dan mental pada hari perlombaan.

Tak Ada Target

Sejak awal, Dirdja Wihardja mengatakan atlet yang tampil pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021 tak dibebani target. Tujuannya adalah untuk menambah jam terbang.

Dari 14 lifter yang tampil, hanya tiga atlet yang berusia di atas 21 tahun. Mereka adalah Triyatno, Muhammad Zul Ilmi dan Nurul Akmal. Selebihnya rata-rata kelahiran 2000 ke atas.

Meski begitu, Dirdja juga berharap ada kejutan dari lifter-lifter muda Indonesia yang tampil dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021.

Mari tengok peluang berdasarkan total angkatan yang terdaftar pada awal perlombaan. Berdasarkan situs resmi Federasi Angkat Besi Internasional (IWF), setengah dari total wakil Indonesia berada di Grup A pada masing-masing kelas.

Pada hari pertama, Selasa, Satrio Adi Nugroho membuka rangkaian penampilan wakil Merah Putih dengan turun pada kelas 55kg. Atlet kelahiran 18 Mei 2004 itu akan tampil pada Grup B dengan mendaftarkan total angkatan 245kg.

Satrio adalah pemegang rekor dunia remaja untuk angkatan snatch dengan 111kg saat tampil dalam Kejuaraan Angkat Besi Dunia Remaja U-17 di Jeddah, Arab Saudi, Oktober 2021.

Persaingan pada kelas 55kg putra terbilang ketat. Satrio yang menjadi lifter termuda di kelas 55kg putra akan bersaing dengan sejumlah nama, di antaranya lifter asal Arab Saudi Mansour Abdulrahim Al-Saleem yang merupakan peraih perunggu pada Kejuaraan Dunia 2019 di Pattaya, Thailand.

Sementara pada hari kedua, Rabu (8/12/2021) esok, Najla Khoirunnisa akan berjuang pada nomor 45kg putri. Dia akan menghadapi juara bertahan asal Turki Saziye Erdogan, ada juga Manuela Andres Berrio Zuluaga asal Kolombia dan Thanyathon Sukcharoen dari Thailand.

Pada hari yang sama, Siti Nafisatul Hariroh juga akan berjuang pada kelas 49kg putri. Dengan absennya Windy Cantika Aisah yang mengalami cedera, Siti Nafisatul menjadi andalan Indonesia.

Peluang untuk meraih medali terbuka setelah pemegang rekor dunia Zhihui Hou asal China dan peraih perak Olimpiade Tokyo asal India, Chanu Saikhom Mirabai absen.

Meski begitu, masih ada nama lainnya yang juga layak diperhitungkan, seperti Surodchana Khambao asal Thailand dan pesaing lain. Pun demikian dengan wakil Indonesia pada nomor-nomor lainnya yang diprediksi tak mudah untuk membawa pulang medali.

Jika melihat peluang berdasarkan angkatan yang terdaftar, Indonesia berpotensi meraih medali melalui Rahmat Erwin Abdullah.

Absennya pemegang rekor dunia sekaligus peraih medali emas pada Olimpiade Tokyo yakni Shi Zhiyong asal China menjadi keuntungan tersendiri bagi Rahmat Erwin.

Pesaing terkuat Rahmat Erwin pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021 adalah Briken Calja (Albania), Suttipong Jeeram (Thailand) dan lifter Turkmenistan Meredov Maksad. Harapan besar putra dari mantan lifter Indonesia Erwin Abdullah itu, yakni bisa membawa kabar gembira saat pulang ke Tanah Air.

Sementara Nurul Akmal yang turun pada +87kg putri akan berjuang untuk menyabet medali dengan memanfaatkan absennya pemegang rekor dunia sekaligus peraih emas Olimpiade Tokyo asal China Li Wenwen.

Meski begitu, Nurul Akmal harus bersaing ketat dengan sejumlah nama, di antaranya peraih perak dan perunggu Olimpiade Tokyo, yakni Emily Campbell (Inggris Raya) dan Sarah Elizabeth Robles (Amerika Serikat). Selain itu, ada juga lifter kuat lainnya.

Sepanjang Kejuaraan Dunia Angkat Besi, Indonesia telah mengoleksi 10 medali emas, 17 perak dan 30 medali.

Pada 2019 di Thailand, Indonesia meraih satu emas, dua perak dan satu perunggu. Kala itu, medali emas diraih melalui Lisa Setiawati untuk angkatan clean and jerk kelas 45kg putri.

Semoga pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, lifter Indonesia tak hanya menimba pengalaman, melainkan juga bisa membawa pulang hasil menggembirakan dan membanggakan. Dinukil pada laman suara.com.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # kejuaraan dunia angkat besi# Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021# timnas angkat besi indonesiaRahmat Erwin Abdullah
Previous Post

BWF Sampaikan Maaf Langsung ke Ketum KOI soal Insiden All England

Next Post

Persita Tumbang Lawan PSIS, Widodo Kecewa Keputusan Kontroversial Wasit

Next Post
Persita Tumbang Lawan PSIS, Widodo Kecewa Keputusan Kontroversial Wasit

Persita Tumbang Lawan PSIS, Widodo Kecewa Keputusan Kontroversial Wasit

Rakercab Pramuka, Pemkot Dorong Penguatan SDM Generasi Muda

Rakercab Pramuka, Pemkot Dorong Penguatan SDM Generasi Muda

19 April 2026
Bahasan Dorong IMM Berkontribusi dalam Pembangunan Pontianak

Bahasan Dorong IMM Berkontribusi dalam Pembangunan Pontianak

18 April 2026
Badan Pangan Nasional Pantau Dampak Kenaikan Harga Plastik ke Beras dan Gula

Badan Pangan Nasional Pantau Dampak Kenaikan Harga Plastik ke Beras dan Gula

18 April 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Rakercab Pramuka, Pemkot Dorong Penguatan SDM Generasi Muda
  • Bahasan Dorong IMM Berkontribusi dalam Pembangunan Pontianak
  • Badan Pangan Nasional Pantau Dampak Kenaikan Harga Plastik ke Beras dan Gula

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Rakercab Pramuka, Pemkot Dorong Penguatan SDM Generasi Muda

Rakercab Pramuka, Pemkot Dorong Penguatan SDM Generasi Muda

19 April 2026
Bahasan Dorong IMM Berkontribusi dalam Pembangunan Pontianak

Bahasan Dorong IMM Berkontribusi dalam Pembangunan Pontianak

18 April 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600