banner 468x60

Kasus COVID-19 Naik Lagi, Korea Hapus Pengecualian Karantina Bagi Pendatang

  • Bagikan
Ilustrasi bendera Korea Selatan.[Unsplash/Stephanie Nakagawa]
banner 468x60

triggernetmedia.com – Pemerintah Korea Selatan menghapus aturan yang mengecualikan pendatang dari luar negeri bebas dari karantina, ketika sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 lengkap.

Penghapusan aturan ini dilakukan sebagai upaya mencegah penularan COVID-19 varian Omicron yang kini mengancam dunia.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KDCA) melaporkan 5.266 kasus pada Rabu (1/12), sehari setelah jumlah kasus harian berada di atas angka 5.000 untuk pertama kalinya di tengah kekhawatiran lonjakan tajam pasien COVID-19 bergejala parah.

Baca juga  Bulan April, Kasus Virus Corona di Indonesia Diprediksi Capai 8.000 Orang

Otoritas Korsel akan mewajibkan karantina 10 hari bagi semua orang yang datang di negara itu. Kewajiban tersebut akan diterapkan selama dua pekan mulai Jumat (3/12) dan menghapus pengecualian yang sebelumnya dinikmati oleh para pendatang yang sudah divaksin penuh, kata KDCA.

Ilustrasi kasus Covid-19. (Unsplash)
Ilustrasi kasus Covid-19. (Unsplash)

Langkah itu diambil setelah otoritas mengonfirmasi kasus lima pertama varian Omicron pada Rabu, termasuk pada satu pasangan yang sudah disuntik vaksin COVID-19 lengkap dan tiba dari Nigeria pekan lalu. Dua anggota keluarga dan satu teman mereka kemudian juga terkena virus corona Omicron.

Baca juga  Alasan Indonesia Tidak Tutup Pintu Masuk Saat Omicron Merebak di Dunia

Korsel telah memvaksin hampir 92 persen populasi orang dewasa dan kini sedang berfokus pada vaksinasi anak dan program vaksin penguat (booster).

Para pakar mewanti-wanti bahwa kasus COVID-19 kemungkinan dapat terus bertambah, sebagian karena penyebaran varian Omicron yang berpotensi lebih menular.

Korea Selatan mencatat total 457.612 kasus dan 3.705 kematian COVID-19. Melansir suara.com.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *