triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang pada tahun 2022 akan mengedepankan belanja prioritas, seperti gajian pegawai dan tenaga kontrak, BPJS, dan iuran Taspen. Hal tersebut dipaparkan Sekda Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo saat memimpin persiapan Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Ketapang, Senin (22/11/2021) bertempat di Ruang Rapat Bappeda Ketapang.
“Sesuai ketentuan Pemerintah yang tertuang dalam peraturan perundang-undangan, Pemkab juga akan mengalokasikan minimal sebesar 20 persen dari APBD untuk urusan Pendidikan, bidang kesehatan 10 persen, serta alokasi dana desa minimal sebesar 10 persen dari dana perimbangan dan untuk belanja modal yakni infrastruktur, yang di targetkan bisa mencapai minimal 25 persen,” Sekda Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo.

Rapat internal pembahasan APBD Tahun Anggaran 2022 ini dihadiri Asisten Sekda bidang perekonomian dan pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD beserta seluruh OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Dengan daftar hadir sebagai berikut :
Dinas Kesehatan Ketapang, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Koperasi, UKM dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas PUTR, Distanakbun, Dinas Perkim LH, Dinas Sosial, P3A dan KB, Disnakertrans, Sekretariat Daerah Kabupaten Ketapang.
Pewarta : Jhon
Editor : Ariz



