triggernetmedia.com – Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Syamsul Islami menyatakan, museum adalah institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengkomunikasikan dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan study, pendidikan dan kesenangan.
“Sebagai warga Kabupaten Ketapang kita juga patut berbangga yang mana mantan Wakil Presiden Ke-9 Republik Indonesia Bapak H. Hamzah Haz, berasal dari Kabupaten Ketapang dan menjadi bagian dari museum Kepresidenan Republik Indonesia,” ujarnya menyampaikan sambutan Bupati Ketapang, Martin Rantan yang berhalangan hadir pada Acara Sosialisasi dan Pameran Presiden B.J. Habibie secara Virtual, pada Rabu (17/11/2021) bertempat di ruang rapat Asisten Sekda Bidang Ekbang.
Sebagai informasi, kegiatan sosialisasi dan pameran Presiden B.J. Habibie tersebut dilaksanakan oleh museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti dan berlangsung secara daring via video conference.
Pada kesempatan ini Pemerintah Kabupaten Ketapang mengucap terimakasih yang sebesar-besarnya kepada ibu Dewi Murwaningrum, beserta tim dari museum Kepresidenan Balai Kirti yang telah berkenan hadir beberapa saat yang lalu di Kabupaten Ketapang dalam rangka pengumpulan data rekam jejak Mantan Wakil Presiden Ke-9 Republik Indonesia Bapak H. Hamzah Haz, di Tanah Kayong Negeri Betuah.
“Secara khusus sosialisasi pada hari ini akan menampilkan Presiden Ke-3 Republik Indonesia Bapak B.J Habibie, visi misi dan kepemimpinan Presiden B.J Habibie dalam menjalankan agenda reformasi memang tidak bisa dilepaskan dari pengalaman hidupnya,” jelas Syamsul Islami.

“Setiap keputusan yang diambil didasarkan pada faktor-faktor yang bisa diukur, maka tidak heran tiap kebijakan yang diambil kadangkala membuat orang terkaget-kaget dan tidak mengerti bahkan sebagian kalangan menganggap Habibie apolitis dan tidak berperasaan,” sambungnya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan, BJ. Habibie dinilai telah melakukan perubahan dengan membangun pemerintahan yang transparan dan dialogis, prinsip demokrasi juga diterapkan dalam kebijakan ekonomi yang disertai penegakan hukum dan ditujukan untuk kesejahteraan rakyat.
“Banyak warisan nilai luhur dan positif yang dapat diambil dari dirgantara pemersatu Nusa Bangsa Bapak B.J. Habibie yang dapat kita wariskan kepada generasi muda bangsa,” tandas Syamsul Islami memungkasi sambutan Bupati Ketapang, Martin Rantan.
Dalam vicon tersebut turut hadir Kepala Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti beserta jajaran, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Museum Kalimantan Barat, Kadis Pendidikan Kabupaten Ketapang, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Ketapang, Kepala Sekolah , Guru Sejarah dan Siswa/siswi SMP dan SMA se Kabupaten Ketapang secara Virtual Zoom Meeting.




