Selasa, 26 Mei 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Headline

Poster-poster Film Dilucuti, Taliban Larang Bioskop Beroperasi

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
16 November 2021
in Headline, Internasional, News, Sorotan, Sospolhukam
0
1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Bioskop di Afghanistan terancam bangkrut setelah Taliban melarang tempat hiburan tersebut untuk beroperasi.

Melansir suara.com, Senin (15/11/2021), Taliban memerintahkan bioskop-bioskop di Afghanistan untuk berhenti beroperasi.

Related posts

Pemkot Pontianak Sosialisasikan KUHP Nasional kepada ASN

Pemkot Pontianak Sosialisasikan KUHP Nasional kepada ASN

26 Mei 2026
Kamis Pagi IHSG Dibuka Menguat 0,13 Persen ke Level 6.609

Penguatan IHSG Dibayangi Aksi Jual Investor Asing

26 Mei 2026

Salah satu yang terkena dampak adalah Bioskop Ariana, tempat hiburan yang cukup populer dan legendaris di pusat kota Kabul.

Bioskop bersejarah tersebut telah menghibur warga Afghanistan dan menjadi saksi perang hingga perubahan budaya di negara tersebut.

Setelah Taliban kembali berkuasa, poster-poster film Bollywood dan film aksi AS yang dulu menghiasinya kini sudah banyak yang dilucuti.

Kelompok Islam tersebut mengatakan mereka belum memutuskan apakah akan mengizinkan pemutaran film di Afghanistan.

Meskipun Taliban melarang, hampir 20 karyawan bioskop, semuanya laki-laki, masih datang ke tempat kerja, mencatat kehadiran mereka dan berharap akan dibayar.

Landmark Ariana, salah satu dari empat bioskop di ibu kota, dimiliki oleh pemerintah kota Kabul, jadi pegawainya adalah pegawai pemerintah dan tetap digaji.

Sutradara Ariana, Asita Ferdous, wanita pertama di bioskop tersebut, bahkan tidak diperbolehkan masuk ke tempat kerjanya oleh Taliban.

Setelah kembali berkuasa, Taliban memerintahkan perempuan untuk tidak lagi bekerja, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Perempuan 26 tahun tersebut adalah bagian dari generasi muda Afghanistan pasca 2001 yang bertekad untuk memperjuangkan hak-hak perempuan.

“Saya menghabiskan waktu untuk membuat sketsa, menggambar, dan terus berlatih. Saya tidak bisa melakukan pameran lagi,” katanya.

Bioskop Ariana dibuka pada tahun 1963. Arsitekturnya yang ramping mencerminkan semangat modernisasi yang coba dibawa oleh monarki yang berkuasa saat itu.

Penduduk Kabul, Ziba Niazai, ingat pergi ke Ariana pada akhir 1980-an, selama pemerintahan presiden Najibullah yang didukung Soviet.

Bagi Ziba, pengalaman tersebut adalah pintu masuk ke dunia yang berbeda. Dia baru saja menikah, dan suami barunya membawanya dari desa ke Kabul.

“Banyak pasangan pergi ke bioskop, dan bahkan tidak ada bagian terpisah, Anda bisa duduk di mana pun Anda mau,” jelas Ziba.

Sebelum dilarang oleh Taliban, bisokop Ariana selalu memutar film India dan menjadi daya tarik terbesar, terutama yang menampilkan Jean-Claude Van Damme, kata Abdul Malik Wahidi, penanggung jawab tiket.

Ketika industri film dalam negeri Afghanistan dihidupkan kembali, Ariana memainkan beberapa film Afghanistan yang diproduksi setiap tahun.

Inanullah Amany, direktur umum departemen budaya Kota Kabul, mengatakan bahwa jika Taliban melarang film, karyawan Ariana dapat dipindahkan atau diberhentikan.

Staf mengatakan mereka bahkan tidak bisa menebak apa yang akan diputuskan oleh Taliban, tetapi tidak ada yang terlalu berharap mereka akan mengizinkan film.

“Jika suatu negara tidak memiliki bioskop, maka tidak ada budaya. Melalui bioskop, kita telah melihat negara-negara lain seperti Eropa, AS, dan India,” katanya.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Taliban larang bioskopAfghanistanBioskopTaliban
Previous Post

Bantah Kabar Habib Rizieq Ditahan di Sel Bawah Tanah, Polri: Gedung Layak, AC 24 Jam

Next Post

Sambut Indonesia Masters, Viktor Axelsen: Saya Tak Sabar Bertanding

Next Post

Sambut Indonesia Masters, Viktor Axelsen: Saya Tak Sabar Bertanding

Pemkot Pontianak Sosialisasikan KUHP Nasional kepada ASN

Pemkot Pontianak Sosialisasikan KUHP Nasional kepada ASN

26 Mei 2026
Kamis Pagi IHSG Dibuka Menguat 0,13 Persen ke Level 6.609

Penguatan IHSG Dibayangi Aksi Jual Investor Asing

26 Mei 2026
Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.843 per Dolar AS pada Pembukaan Perdagangan

Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Dipicu Faktor Domestik

26 Mei 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Pemkot Pontianak Sosialisasikan KUHP Nasional kepada ASN
  • Penguatan IHSG Dibayangi Aksi Jual Investor Asing
  • Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Dipicu Faktor Domestik

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Pemkot Pontianak Sosialisasikan KUHP Nasional kepada ASN

Pemkot Pontianak Sosialisasikan KUHP Nasional kepada ASN

26 Mei 2026
Kamis Pagi IHSG Dibuka Menguat 0,13 Persen ke Level 6.609

Penguatan IHSG Dibayangi Aksi Jual Investor Asing

26 Mei 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600