triggernetmedia.com – Institut Keguruan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Pontianak belum lama ini mengadakan konfrensi internasional di bidang pendidikan dan literasi, ICOLED (International Conference on Literacy and Education).
“Konferensi internasional ini kita gelar pada 5 Oktober 2021 kemarin, dan bertujuan untuk memfasilitasi diskusi ilmiah serta isu-isu terbaru di dunia pendidikan dan literasi,” kata ketua panitia ICOLED 2021 Dedi Irwan,P.Hd.
“Melalui konferensi internasional ini kita membuka kesempatan kepada para peneliti lokal dan interasional untuk melaporkan hasil penelitiannya”, jelasnya lagi.
Dedi Irwan yang juga Wakil Dekan II Fakultas Bahasa dan Seni IKIP PGRI Pontianak ini menegaskan, konferensi internasional ini ditujukan agar para peniliti khususnya di bidang pendidikan Bahasa Inggris dapat menyampaikan isu dan gagasan terbaru mereka.
“ICOLED akan menjadi program rutin dua tahunan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak, dengan harapan dapat menjadi wadah untuk pengembangan diri para guru dan calon guru Bahasa Inggris di Kalimantan Barat,” jelasnya.
Salah satu peserta, Hesti Suarti, yang merupakan guru Bahasa Inggris SMAN 8 Pontianak mengaku, tujuannya mengikuti ICOLED kedua ini untuk bisa mengetahui langsung perkembangan ilmiah di dunia pendidikan.
“Mengikuti konferensi internasioal seperti ICOLED ini diharapkan bisa mendapatkan informasi yang terbaru berkaitan dengan belajar mengajar untuk menjadi inspirasi dalam peningkatan pembelajaran di kelas,” ujarnya.
ICOLED IKIP PGRI Pontianak kedua tahun ini diikuti 321 peserta. Para peserta umumnya berasal dari kalangan mahasiswa, guru, dan masyarakat umum.
Dr. Willy A. Renandya, Nanyang Technological University Singapore. Dr. Gumawang Jati, MA, Ketua iTEll (Indonesian Techology-Enhanced Language Learning). Dr. Fitri Suraya binti Mohammad Hapnie Joblie, Associate Professor Dept. of Cognitive Science, Faculty of Cognitive Science and Human Developmet, UNIMAS menjadi Keynote Speaker dalam ICOLED IKIP PGRI Pontianak kedua ini.
Pewarta : Yulia
Editor : Ariz




