triggernetmedia.com – Program studi Bimbingan dan Konseling melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat IKIP PGRI Pontianak pada Selasa (31/8/20210 di MTs Mathlaul Anwar Pontianak bertajuk Panduan Pelatihan Eksperiential Learning Untuk Meningkatkan Kreatifitas Remaja di Tengah Masa Adaptasi Kebiasaan Baru dimaksudkan untuk memberikan bimbingan dan pendampingan bagi siswa-siswi MTs Mathlaul Anwar menjalankan kebiasaan baru di masa pandemi covid-19,.
Ketua pelaksana PKM, Dr.Hastiani,M.Pd mengatakan, kegiatan juga bertujuan agar siswa-siswi lebih terampil dan kreatif mengisi waktu luang selama pembelajaran daring dan juga menghadapi proses pembelajaran yang lebih ketat dengan menjaga protokol kesehatan serta memperoleh minat dalam menjalani proses pembelajaran yang telah lama vakum untuk tatap muka.
“Setelah mengikuti kegiatan EL untuk melatih kreativitas. Siswa dapat menampilkan keahlian yang dimiliki sesuai bidang dan minat. Siswa memahami bahwa melalui rajin mengikuti latihan bersama pendamping, diskusi dgn teman dan tidak menyerah merupakan wujud dari kreativitas,” jelasnya.

Selain itu, sambung Dr.Hastiani,M.Pd, siswa diharapkan memiliki inisiatif untuk melatih kreativitas melalui kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri kegiatan tilawah, qariah dan kasidah dll. Sebagai contoh siswa terampil memainkan alat musik, untuk mengisi kekosongan kegiatan di sela waktu belajar umum.
“Hal lain yang diharapkan dalam kegiatan PKM Program Studi Bimbingan dan Konseling ini, siswa mampu memahami, bahwa belajar dari pengalamann merupakan modal sukses menggapai cita-cita, dan tidak mudah menyerah, apabila cara pertama blm berhasil maka jgn menyerah dan berupaya kembali,” ujarnya.
Melalui kegiatan Eksperiential Learning ini, tim PKM Program Studi Bimbingan dan Konseling mendapat apresiasi dari kepala MTs Mathlaul Anwar Pontianak, Nurhasan.
Menurutnya, sebagai mitra pelaksanaan PKM Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling IKIP PGRI Pontianak telah memberikan edukasi dan metode baru yang menyenangkan.
“Setelah diadakan PKM di Madrasah kami, kami berharap peserta didik dapat menjadikan kegiatan pembelajaran sebagai sesuatu yang menyenangkan, menarik dan menantang untuk mencapai tujuan pembelajaran yang sudah dirancang oleh Guru/Dosen,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nurhasanah berharap, setelah kegiatan layanan ini, peserta dapat belajar dan memperoleh pengembangan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari.
“Dan untuk masa depan mereka yang lebih baik tentunya,” tandasnya.
Setelah kegiatan pelatihan EL, tim Dosen Prodi Bimbingan dan Konseling Pelatihan Eksperiential Learning untuk Meningkatkan Kreatifitas Remaja di Tengah Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, mengupayakan hasil kegiatan pengabdian ini bisa terus berkelanjutan dan bermanfaat besar bagi civitas akademika maupun khalayak umum, selanjutnya akan disusun sebuah panduan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam meningkatkan kreatifitas dan tetap produktif di masa pandemik, dengan tetap mejaga protokol kesehatan.
Pewarta : Yulia R
Editor : Ariz



