triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan seluruh wilayah di Kota Pontianak dan sekitarnya umumnya tergenang air. Genangan air disebabkan tingginya curah hujan dan air pasang pada Selasa (13/7/2021).
“Intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan air pasang Selatan, Tenggara, Pontianak Kota, dan Barat, termasuk Pontianak Timur dan Utara kondisinya tergenang air,” ungkap Edi usai meninjau sejumlah Kecamatan, Rabu (14/7/2021) siang.
Edi menyebut, genangan air di sejumlah titik berdasarkan pantauannya langsung dilapangan, ketinggian air rata-rata 20 hingga 30 sentimeter.
“Seperti di jalan Purnama dan umumnya di daerah pemukiman,” ujarnya.
“Genangan tersebut disebabkan karena pasang air laut yang mencapai titik maksimum sekitar 1,7 meter dari rata-rata permukaan air laut. Lalu ditambah angin dan hujan dengan intensitas tinggi,” kata Edi menambahkan.
Berdasarkan data BKMG, lanjut Edi, Kota Pontianak dan Kalbar akan terjadi hujan lebat antara 100 hingga 150 milimeter perhari, lalu ditambah air pasang yang menyebabkan pasti terjadi genangan.
“Saya berharap warga Kota Pontianak bisa tetap waspada agar bisa mengantisipasi apabila terjadi bencana hujan dan air pasang. Pemerintah Kota Pontianak akan secara bertahap mengatasi genangan tersebut. Diantaranya dengan melakukan normalisasi yang dilakukan secara berkala,” ujarnya.
Untuk langkah selanjutnya, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan akan meninggikan jalan. Untuk Jalan Purnama misalnya, harus dengan penanganan khusus karena daerah ini merupakan lembah Kota Pontianak.
“Yang paling rendah kawasan Parit Tokaya,” sebutnya.
Selain itu, lanjut Edi, penanganan khusus dilakukan dengan melakukan turap dari hulu hingga hilir parit di jalan Purnama. Kemudian beberapa bangunan akan dibebaskan karena terdampak pembangunan. Penanganan tersebut diperkirakan menghabiskan dana diatas Rp.150 miliar.
“Kita juga minta bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi karena ada beberapa jembatan yang harus kita bongkar untuk dibangun kembali,” ujarnya.
“Beberapa kawasan juga akan dibuat konektivitas antara satu parit dengan parit lainnya. Peninggian jalan sudah dilakukan akan tetapi masih belum merata pada semua titik. Sehingga beberapa titik akan diperhatikan utama untuk penanganan masalah genangan tersebut,” katanya lagi.
Disinggung adanya genangan air pasca hujan dan iar pasang di Kota Pontianak yang bersamaan dengan penerapan PPKM darurat, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta masyarakat dapat memaklumi hal tersebut.
“Pemerintah Kota Pontianak juga akan melihat situasi dilapangan. Jika harus dilakukan pembukaan untuk keperluan yang mendesak bisa dilakukan.Untuk prioritas yang bisa lewat masyarakat yang memang harus melewati jalan tersebut sesuai surat edaran intruksi yang kita sampaikan,” katanya memungkas.
Pewarta : Dhesta
Editor : Ariz










