Kamis, 4 Juni 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Jurnalisme Publik Analisis

5 Fakta Menarik Fenomena Langit Super Blood Moon yang Akan Terjadi Malam Ini

ariz by ariz
26 Mei 2021
in Analisis, Headline, News, Sains
0
5 Fakta Menarik Fenomena Langit Super Blood Moon yang Akan Terjadi Malam Ini

Gerhana bulan total.

1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Gerhana Bulan Total atau yang Super Blood Moon diprediksi akan terjadi Rabu (26/5/2021) malam ini. Apabila langit cerah, fenomena di angkasa itu dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat di bumi.

Terlepas dari keindahannya, sudahkah Anda mengenal apa itu fenomena gerhana bulan total?

Related posts

Enam Kelurahan Bersaing di Lomba Kelurahan Kota Pontianak 2026, Angkat Pemberdayaan UMKM

Enam Kelurahan Bersaing di Lomba Kelurahan Kota Pontianak 2026, Angkat Pemberdayaan UMKM

4 Juni 2026
Pemkot Pontianak Bantu Kendaraan Angkut untuk Kelompok Tani di Siantan Hilir

Pemkot Pontianak Bantu Kendaraan Angkut untuk Kelompok Tani di Siantan Hilir

4 Juni 2026

Oleh karena itu Suara.com merangkum fakta menarik fenomena langit ini, berdasarkan siaran pers Intitut Teknologi Bandung (ITB).

1. Siklus berulang karena keharmonisan alam
Gerhana bulan total terjadi karena matahari, bumi, dan bulan berada pada posisi sejajar. Hal ini dikarenakan bulan bergerak mengelilingi bumi sesuai orbit (garis edar). Menurut Peneliti Observatorium Bosscha, Yatny Yulianty fenomena ini adalah siklus berulang, bisa mudah dilihat dan diprediksi dengan ilmu astronomi.

“Karena ketiga benda tadi akan bergerak dalam satu keharmonisan, jadi (gerhana bulan merupakan) sebuah fenomena alam yang akan berulang dan sekarang sudah bisa dengan sangat baik diprediksi kapan akan terjadi lagi, kapan gerhana berikutnya terjadi lagi,” ujar Yatny

“Peristiwa gerhana bulan itu (merupakan) peristiwa yang sebetulnya bersiklus, berulang, di mana kita bisa melihatnya, itu sudah sangat bisa diprediksi secara astronomi,” ujar Yatny Yulianty, peneliti di Observatorium Bosscha saat dihubungi Reporter Humas ITB pada Senin (24/5/2021).

2. Pada 2021 terjadi dua kali gerhana bulan
Tidak hanya 26 Mei 2021 gerhana bulan akan terjadi, diprediksi pada 19 November 2021, gerhana bulan sebagian (GBS) juga akan terjadi. Seperti diketahui, ada tiga jenis gerhana bulan yakni gerhana bulan total, sebagian, dan penumbra.

Astronom Bosscha, Agus Triono menjelaskan, gerhana bulan total terjadi ketika hanya sebagian saja bayangan bumi yang menutupi bulan. Sedangkan gerhana bulan penumbra sulit dilihat secara kasat mata karena tidak terlalu berbeda dengan bulan purnama.

“Terjadinya gerhana bulan tergantung pada konfigurasi bagaimana posisi bulan relatif terhadap bumi dan matahari atau posisi bumi relatif terhadap bulan dan matahari. Disebut (gerhana bulan) total kalau misalnya bayangan (inti) bumi (umbra) secara total menutupi bulan kalau kita lihat dari arah kita, dari sudut pandang kita,” jelas Agus.

3. Bulan terlihat kemerahan karena dekat dengan bumi
Salah satu keistimewaan gerhana bulan total adalah momen keberadaan bulan yang sangat dekat dengan bumi, akibat orbit bulan ke bumi berbentuk elip, bukan lingkaran sempurna. Sehingga diprediksi bulan pada malam ini, sedikit lebih besar dan lebih terang daripada biasanya.

Oleh karena itu, saat memasuki fase gerhana bulan total masyarakat akan melihat perbedaan secara jelas termasuk saat bulan akan berwarna kemerahan, itulah kenapa gerhana ini disebut super blood moon.

4. Terjadi selama 2,5 tahun sekali
Setelah gerhana bulan total akan terakhir terjadi di Indonesia pada 2018 silam, ini karena fenomena ini terjadi dalam rentang waktu 2,5 tahun sekali.

Sedangkan tingkat kegelapan gerhana ditentukan menggunakan skala Danjon dengan rentang nilai 0 hingga 4. Gerhana yang sangat gelap memiliki skala Danjon 0.

“Nanti ketika gerhana bulan terjadi dengan asumsi cuaca memungkinkan, itu (warna) bulan akan menggelap. Jadi (bulan) purnama yang biasanya putih akan berubah menjadi gelap. Nah, gelapnya itu nanti bergantung pada kondisi atmosfer,” tutur Agus.

5. Kronologi gerhana bulan total
Bulan mulai memasuki fase gerhana (bulan memasuki bayangan umbra bumi) pada pukul 16.44 WIB nanti. Pada saat itu bulan belum terlihat di wilayah Indonesia bagian Barat karena masih di bawah ufuk, tetapi bulan sudah terbit di wilayah Indonesia bagian Timur.

Fase GBT terjadi pada pukul 18.11 WIB dan berlangsung selama 14 menit sehingga pada pukul 18.11 hingga 18.29 WIB bulan akan terlihat kemerahan. Gerhana bulan benar-benar berakhir pada pukul 20.49 WIB.

 

Sumber : Suara.com

About Author

ariz

See author's posts

Tags: fenomena langitGerhana Bulan Totalsuper blood moonSuper Blood Moon 2021
Previous Post

UEFA Mulai Proses Disipliner Real Madrid, Barcelona dan Juventus Soal ESL

Next Post

Naikkan Kuota Umrah, Arab Saudi Incar Sektor Wisata Reliji?

Next Post
Naikkan Kuota Umrah, Arab Saudi Incar Sektor Wisata Reliji?

Naikkan Kuota Umrah, Arab Saudi Incar Sektor Wisata Reliji?

Enam Kelurahan Bersaing di Lomba Kelurahan Kota Pontianak 2026, Angkat Pemberdayaan UMKM

Enam Kelurahan Bersaing di Lomba Kelurahan Kota Pontianak 2026, Angkat Pemberdayaan UMKM

4 Juni 2026
Pemkot Pontianak Bantu Kendaraan Angkut untuk Kelompok Tani di Siantan Hilir

Pemkot Pontianak Bantu Kendaraan Angkut untuk Kelompok Tani di Siantan Hilir

4 Juni 2026
Satpol PP Pontianak Jaring Empat Anak Langgar Aturan Jam Malam

Satpol PP Pontianak Jaring Empat Anak Langgar Aturan Jam Malam

4 Juni 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Enam Kelurahan Bersaing di Lomba Kelurahan Kota Pontianak 2026, Angkat Pemberdayaan UMKM
  • Pemkot Pontianak Bantu Kendaraan Angkut untuk Kelompok Tani di Siantan Hilir
  • Satpol PP Pontianak Jaring Empat Anak Langgar Aturan Jam Malam

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Enam Kelurahan Bersaing di Lomba Kelurahan Kota Pontianak 2026, Angkat Pemberdayaan UMKM

Enam Kelurahan Bersaing di Lomba Kelurahan Kota Pontianak 2026, Angkat Pemberdayaan UMKM

4 Juni 2026
Pemkot Pontianak Bantu Kendaraan Angkut untuk Kelompok Tani di Siantan Hilir

Pemkot Pontianak Bantu Kendaraan Angkut untuk Kelompok Tani di Siantan Hilir

4 Juni 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600