Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Operasi Penangkapan Selebriti Myanmar yang Menolak Kudeta Kian Menjadi-jadi

ariz by ariz
9 April 2021
in Headline, News, Sorotan, Sospolhukam
0
Operasi Penangkapan Selebriti Myanmar yang Menolak Kudeta Kian Menjadi-jadi
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Salah seorang selebriti terpopuler di Myanmar ditahan oleh militer di tengah makin gencarnya penangkapan atas para pesohor yang terlibat gerakan protes anti-kudeta.

Dia adalah Paing Takhon, model dan aktor yang punya jutaan fans di Myanmar dan Thailand, yang diketahui aktif turun ke jalan dan menggalang aksi protes secara daring.

Akun Takhon di Instagram – yang punya lebih dari sejuta pengikut – telah ditutup bersamaan dengan akunnya di Facebook.

Militer melancarkan kudeta pada 1 Februari lalu, sehingga memicu gelombang protes selama berminggu-minggu.

Sekitar 600 warga sipil tewas akibat gelombang protes mereka direspons lewat penembakan brutal oleh aparat keamanan.

Bagaimana dia ditangkap?

Menurut unggahan adik perempuan Takhon, Thi Thi Lwin, di Facebook sekitar 50 tentara dengan delapan truk militer datang menangkap kakaknya Kamis (08/04 pagi sekitar pukul 05.00 waktu setempat.

Seorang kenalan dekatnya, yang tidak mau disebut namanya, mengatakan kepada BBC bahwa Takhon ditangkap dari rumah ibunya di Dagon Utara, salah satu distrik di Kota Yangon.

Mereka juga mengungkapkan bahwa dia telah menderita “depresi berat”.

Kenalannya itu juga menyatakan bahwa kesehatan fisiknya pun dikabarkan terganggu, bahkan sampai tidak bisa “berdiri atau jalan secara normal”, namun tidak ada keterangan rinci lebih lanjut mengenai Takhon.

Namun, dia memang sudah “menyadari konsekuensi” yang bakal ditanggung, bahwa merasa “tidak takut sama sekali.”

Kini mereka tidak dapat berkomunikasi dengan Takhon karena dua ponselnya turut disita.

Apa pendapatnya soal kudeta?

Pria 24 tahun itu terlihat beberapa kali ikut demo dan pawai.

Dia pun diketahui mengunggah gambar-gambar tokoh pro-demokrasi dan pemimpin yang digulingkan, Aung San Suu Kyi, ke akunnya di media sosial.

“Kami mengecam keras kudeta militer. Kami menuntut segera dibebaskannya Aung San Suu Kyi, Presiden U Win Myint, para menteri pemerintahan sipil dan anggota parlemen yang terpilih [hasil Pemilu],” tulis Takhon dalam unggahan ke akunnya di media sosial yang telah ditutup.

“Kami menuntut agar hasil Pemilu 2020 tetap ditegakkan dan segera dibentuk pemerintahan sipil yang baru oleh parlemen pimpinan NLD.

Penangkapan makin gencar

Penangkapan Takhon ini merupakan contoh terkini dari kian gencarnya junta militer dalam menindak para selebriti yang anti-kudeta dalam beberapa hari terakhir.

Ini juga terjadi sehari setelah duta besar Myanmar untuk Inggris mengatakan bahwa atase militer telah mengambil alih kedutaan di London sekaligus mengusirnya.

Pengusiran itu muncul setelah Dubes Kyaw Zwar Minn, yang kini dicopot dari jabatannya, menyerukan agar Aung San Suu Kyi dibebaskan.

Hingga kini aparat keamanan Myanmar telah mengeluarkan sekitar 100 surat penangkapan atas para sineas, aktor, selebiriti dan jurnalis yang lantang menentang kudeta.

Awal pekan ini, aparat juga telah menangkap komedian paling populer di Myanmar, Zarganar.

Sedangkan pekan lalu, ratu kecantikan Myanmar, Han Lay, secara terbuka menentang kudeta saat berpidato dalam suatu kontes di Thailand.

Gelombang protes masih terus terjadi di penjuru Myanmar – yang juga dikenal dengan sebutan Burma – sejak militer melancarkan kudeta pada 1 Februari dan menerapkan keadaan darurat selama setahun.

Pihak militer mengklaim ada kecurangan besar saat Pemilu akhir tahun lalu yang kembali memenangkan Aung San Suu Kyi dan partainya, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), untuk memerintah lagi.

Profil Myanmar

  • Myanmar, yang juga disebut Burma, merdeka dari Inggris pada 1948. Namun sejak saat itu sering di bawah kekuasaan militer.
  • Pembatasan di Myanmar mulai longgar pada 2010, membuka jalan bagi pemilu yang bebas pada 2015 dan diselenggarakannya pemerintahan sipil yang dipimpin tokoh pro demokrasi Aung San Suu Kyi setahun kemudian.
  • Pada 2017, militer Myanmar membalas serangan atas polisi oleh militan Rohingya dengan melakukan operasi pemberantasan secara brutal, menyebabkan lebih dari setengah juta Muslim Rohingya mengungsi ke negara tetangga, Bangladesh. Aksi militer itu disebut PBB “contoh nyata pembersihan etnis.”

 

Sumber : Suara.com

About Author

ariz

See author's posts

Tags: Anti-kudetaMiliterMyanmarpaing takhon
Previous Post

Orang Kaya Raya di Dunia Paling Banyak di Beijing Selama Setahun Pandemi

Next Post

Pemprov Kalbar Susun Target Penurunan Emisi Melalui Pokja Redd+

ariz

ariz

Next Post
Pemprov Kalbar Susun Target Penurunan Emisi Melalui Pokja Redd+

Pemprov Kalbar Susun Target Penurunan Emisi Melalui Pokja Redd+

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Pemkot Pontianak Gandeng UNU Kalbar Tingkatkan SDM dan Dukung Pembangunan Daerah

Pemkot Pontianak Gandeng UNU Kalbar Tingkatkan SDM dan Dukung Pembangunan Daerah

13 Juli 2026
CFD Jadi Ruang Layanan Publik, Warga Pontianak Bisa Bayar PBB Sekaligus Akses Informasi Pemerintah

CFD Jadi Ruang Layanan Publik, Warga Pontianak Bisa Bayar PBB Sekaligus Akses Informasi Pemerintah

13 Juli 2026
Hari Pertama Sekolah di Pontianak, Para Ayah Antar Anak dan Dampingi MPLS

Hari Pertama Sekolah di Pontianak, Para Ayah Antar Anak dan Dampingi MPLS

13 Juli 2026
Nezar Patria: Mineral Kritis Harus Jadi Senjata Diplomasi Indonesia di Era AI

Nezar Patria: Mineral Kritis Harus Jadi Senjata Diplomasi Indonesia di Era AI

13 Juli 2026

Recent News

Pemkot Pontianak Gandeng UNU Kalbar Tingkatkan SDM dan Dukung Pembangunan Daerah

Pemkot Pontianak Gandeng UNU Kalbar Tingkatkan SDM dan Dukung Pembangunan Daerah

13 Juli 2026
CFD Jadi Ruang Layanan Publik, Warga Pontianak Bisa Bayar PBB Sekaligus Akses Informasi Pemerintah

CFD Jadi Ruang Layanan Publik, Warga Pontianak Bisa Bayar PBB Sekaligus Akses Informasi Pemerintah

13 Juli 2026
Hari Pertama Sekolah di Pontianak, Para Ayah Antar Anak dan Dampingi MPLS

Hari Pertama Sekolah di Pontianak, Para Ayah Antar Anak dan Dampingi MPLS

13 Juli 2026
Nezar Patria: Mineral Kritis Harus Jadi Senjata Diplomasi Indonesia di Era AI

Nezar Patria: Mineral Kritis Harus Jadi Senjata Diplomasi Indonesia di Era AI

13 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development