banner 468x60 banner 468x60

Jadi Korban Mafia Tanah di Cilandak, Perempuan Ini Rugi hingga Rp 30 Miliar

Trigger Netmedia - 9 April 2021
Jadi Korban Mafia Tanah di Cilandak, Perempuan Ini Rugi hingga Rp 30 Miliar
Ilustrasi penipuan. - (ANTARA)

triggernetmedia.com – Seorang perempuan berinsial LS menjadi korban penipuan mafia tanah. Rumahnya yang berlokasi di Jalan Pinang Raya, Cilandak, Jakarta Selatan seharga Rp 30 miliar hilang karena ulah para mafia tanah.

Kuasa hukum LS, Anang Yuliardi Chaidir, mengatakan kasus ini bermula saat korban hendak meminjam uang senilai Rp 9 miliar kepada seseorang. Dalam hal ini, LS menggunakan rumah mewahnya sebagai agunan.

Namun pada saat peminjaman itu, perjanjiannya bukan utang piutang, melainkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPBJ) dan akta kuasa jual. LS pun sempat merasa curiga dan menolak PPBJ tersebut.

Anang menambahkan, para terduga pelaku bisa meyakinkan kliennya jika proses tersebut adalah hal normal dalam urusan peminjaman uang.

“Enggak apa-apa, ini buat persyaratan saja, nanti kalau gagal bayar, kita jual sama-sama aset ini. Seperti itu lah pelaku ini meyakinkannya,” kata Anang di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/4/2021).

Baca juga  Catat! Ini Daftar Libur dan Cuti Bersama Tahun 2021

Karena butuh uang dengan segera, maka LS setuju dengan sistem PPJB. Semula, dia cuma ingin meminjam uang sebesar Rp 6 miliar. Namun, terduga pelaku membujuk LS untuk menaikkan angka pinjaman hingga Rp 12 miliar.

Anang melanjutkan, kliennya akhirnya setuju dan hanya menerima uang sebesar Rp 9 miliar dan sudah dipotong bunga di awal. Namun, sebelum menerima uang, LS diminta pelaku untuk menandatangani surat Kuasa Mutlak atas rumah tersebut.

“Korban sudah sempat membayar angsuran 4 kali. Lalu ketika korban sudah mulai gagal bayar, pelaku bersama notaris membuat akta jual beli berdasarkan Kuasa Mutlak tadi,” kata dia.

Dari surat kuasa itu, pelaku melakukan balik nama terhadap sertifikat kepemilikan atas rumah LS. Pelaku yang tidak disebutkan namanya oleh Anang itu juga menjual rumah tersebut kepada seseorang dengan harga Rp 9 miliar tanpa sepengetahuan korban.

Baca juga  Dihukum 150 Tahun Penjara, Penipu Skema Ponzi Terbesar di Dunia Meninggal

“Padahal harga rumah itu sesuai NJOP Rp 30 miliar. Kalau korban jual, dia bisa mengembalikan pinjaman itu,” beber Anang.

Bahkan, pada akhir 2020, pelaku menyewa centeng untuk mengusir LS dan penghuni rumah lainnya. Para centeng memaksa LS untuk meninggalkan rumah — bahkan barang tidak boleh dibawa.

Padahal di rumah LS ada 10 orang yang indekos di sana. Para penghuni indekos pun turut menjadi korban karena barang-barangnya tidak bisa dibawa.

Atas hal itu, LS membuat laporan atas dugaan penipuan, penggelapan, penyerobotan tanah, dan pemalsuan akta otentik. Pelaku disangkakan dengan Pasal 378 KUHP, 372 KUHP, dan atau 385 KUHP tentang TPPU.

Laporan itu teregister dalam nomor LP/1878/IV/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ tertanggal Kamis, 8 April 2021. Terduga pelaku dalam kasus ini masih dalam proses lidik.

Sumber : Suara.com

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Hadiri Festival Kumb Mela, Mantan Raja dan Ratu Nepal Positif Covid-19

Hadiri Festival Kumb Mela, Mantan Raja dan Ratu Nepal Positif Covid-19

Headline   Health   Internasional   Sorotan   Sospolhukam
Terlibat Perselisihan, Anak Tega Mutilasi Ibu Tiri hingga 1000 Bagian

Terlibat Perselisihan, Anak Tega Mutilasi Ibu Tiri hingga 1000 Bagian

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Sebelum Hilang, Kapal Selam Nanggala-402 Izin Nyelam Tembakkan Torpedo

Sebelum Hilang, Kapal Selam Nanggala-402 Izin Nyelam Tembakkan Torpedo

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kemungkinan Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 Karena Blackout

Kemungkinan Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 Karena Blackout

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pemprov Kalbar Apresiasi Program Beasiswa BPJamsostek

Pemprov Kalbar Apresiasi Program Beasiswa BPJamsostek

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik
Penerapan PPKM Skala Mikro di Kabupaten Landak Tunggu Instruksi Pemprov Kalbar

Penerapan PPKM Skala Mikro di Kabupaten Landak Tunggu Instruksi Pemprov Kalbar

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   Landak   News   Sorotan   Sospolhukam
Sutarmidji: 14 Kab/Kota di Kalbar Dalam Status PPKM Mikro

Sutarmidji: 14 Kab/Kota di Kalbar Dalam Status PPKM Mikro

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Sorotan   Sospolhukam
Dorong Seluruh OPD Landak Tingkatkan Pelayanan Informasi Online

Dorong Seluruh OPD Landak Tingkatkan Pelayanan Informasi Online

ASN   Headline   IT   Kilas Kalbar   Landak   News   Pelayanan Puplik
Bupati Landak Ajak Perempuan Generasi Milleneal Lanjutkan Perjuangan RA Kartini

Bupati Landak Ajak Perempuan Generasi Milleneal Lanjutkan Perjuangan RA Kartini

Comunity   Headline   Kekinian   Kesra   Kilas Kalbar   Landak   Milenial   News   Sorotan
Perjuangan RA Kartini Dalam Kesetaraan Gender Patut Diteladani Generasi Milleneal

Perjuangan RA Kartini Dalam Kesetaraan Gender Patut Diteladani Generasi Milleneal

Comunity   Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X