triggernetmedia.com – Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori menyatakan, pada pekan pertama di bulan Februari 2021 hujan intensitas lebat terjadi di sebagian besar wilayah Kalbar.
“Akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat tersebut memicu terjadinya beberapa bencana alam antara lain : banjir bandang di Kab. Bengkayang, tanah longsor di Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sanggau,” ungkapnya, Sabtu (6/2/2021) di Pontianak.
Dinamika atmosfir ke depan, sambungnya, mengindikasikan potensi rendahnya terjadi hujan di wilayah Kalbar.
Dikatakannya, anomali suhu muka laut bernilai negatif di perairan sebelah barat Kalbar mengindikasikan potensi rendahnya terjadi penguapan air di perairan sebelah barat Kalbar.
“Sehingga suplai uap air untuk pembentukan awan hujan menjadi rendah. Gelombang atmosfer di kuadran 7 mengindikasikan potensi daerah yang banyak hujan bukan di sekitar wilayah Kalbar,” jelas Nanang.
Ia menambahkan, diprakirakan mulai tanggal 8 Februari 2021 potensi terjadinya hujan di sebagian besar wilayah Kalbar akan rendah. Kondisi ini diprakirakan masih akan bertahan hingga seminggu ke depan.
“Wilayah Kalbar bagian barat diprakirakan lebih lama potensi tidak terjadinya hujan. Wilayah Kalbar bagian timur, yaitu di sebagian Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi diprakirakan potensi tidak terjadinya hujan lebih singkat,” ujarnya.
Nanang menyebut, potensi mudahnya terjadi kebakaran hutan dan lahan pada kategori “Mudah hingga Sangat Mudah” diprakirakan sudah mulai terjadi mulai tanggal 7 Februari 2021.
“Diprakirakan masih akan berlangsung hingga tanggal 13 Februari 2021,” timpalnya.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan kegiatan pembakaran hutan dan lahan yang bisa berdampak buruk pada lingkungan. Semoga wilayah yang terdampak banjir segera pulih.
Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui :
• call center 0561 – 721142 ;
• https://www.bmkg.go.id;
• follow Fanspage Facebook dan Instagram : @infoBMKGKalbar;
• atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG
terdekat.
Ariz
