Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Bisnis

Pandemi COVID-19 Biang Keroknya, Pedagang Pernak Pernik Imlek Sepi Pembeli di Ketapang

ariz by ariz
8 Februari 2021
in Bisnis, Ekonomi, Headline, Ketapang, Kilas Kalbar, News, Video
0
Pandemi COVID-19 Biang Keroknya, Pedagang Pernak Pernik Imlek Sepi Pembeli di Ketapang

Acek Tebu (56) satu dari pedagang pernak-pernik dan perlengkapan sembahyang di Jalan Merdeka Ketapang, Kalimantan Barat. Jum'at (5/2/2021)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Adanya aturan pembatasan perayaan Imlek dan Cap Co Meh (CGM) tahun ini diakui para pedagang pernak-pernik dan peragkat sembayang dan ritual etnis tionghoa di Kabupaten Ketapang mengalami penurunan omset. Penurunan omset itu dirasakan cukup signifikan, hingga mencapai lebih dari 80 persen.

Acek Tebu (56) satu dari pedagang di Jalan Merdeka Ketapang mengatakan, untuk penjualan jelang Imlek tahun ini sangat menurun drastis.

“Biang keroknya mungkin imbas dari pandemi covid-19 yang berkepanjangan juga ini di Ketapang,” katanya.

“Jauh sekali bang, omset penjualan tahun ini sangat menurun sampai 80 persen lebih turunnya, ya karena saat pendemi ini kan banyak yang di larang ya, jadi minat masyarakat tionghoa untuk membeli perhiasan imlek itu jauh berkurang” katanya menambahkan.

Pria yang sudah menekuni usaha penjualan pernak-pernik dan perlengkapan sembayang etnis tionghoa sejak 2012 ini mennuturkan, jika di banding tahun sebelumnya, tahun ini dirinya tak berani memasok pernak-pernik imlek sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau tahun ini kita tak berani nyetok banyak bang, hanya barang-barang yang kemungkinan besar dj beli saja, karena takut tidak habis. Paling banyak kita setok cuma lampion, stiker doa, sama kantong angpao, selebihnya hanya peralatan sembayang, itu jak” sebutnya.

Pedagang lainnya, Dessy (24) mengatakan, untuk tahun ini omset penjualan memang berkurang sangat jauh, meski setiap harinya masih ada pembeli dalam jumlah kecil.

“Memang betul penjualan tahun ini jauh menurun, tak bisa dielakan karena pandemi ini, walaupun di toko kita setiap hari selalu ada yang belanja barang-barang kecil, kalau tahun kemarin banyak yang datang pake borong untuk perhiasan rumah,” ujar Dessy yang juga pedagang pernak-pernik perlengkapan sembahyang etnis tionghoa di Jalan Merdeka, Ketapang.

Dessy berharap pemerintah dapat segera mnyelesaikan masalah pandemi di Indonesia. Apalagi sudah ada vaksin yang didistribusikan oleh pemerintah. Ia pun berharap seluruh umat beragama dapat kembali merayakan perayaan ibadah mereka masing-masing dengan sukacita.

“Ya mudah-mudahan pemerintah bisa cepat menghilangkan masalaah covid ini ya, kan sudah ada vaksin yang dibagikan, jadi tahun depan kita bisa meriah lagi, idulfitri bareng teman, Natal sama teman, imlek bisa meriah kaya tahun lalu, kalau seperti ini kan semua jadi tidak meriah,” ujarnya.

Sementara itu, satu dari warga tionghoa asal Kota Ketapang Handoyo (51) mengatakan, di tahun ini dirinya hanya membeli beberapa lampion untuk hiasan rumah serta pernak-pernik hiasan kecil untuk perayaan malam imlek bersama keluarganya di rumah.

“Saya cuma membeli lampion secukupnya untuk hiasan di depan rumah, perhiasan kecil-kecil untuk di dalam rumah, karena tahun ini memang kita hanya merayakan imlek di rumah bersama keluarga, sesuai anjuran pemerintah, ya di tambah kembang api kecil lah untuk anak-anak main di depan rumah di saat malam imlek,” ujarnnya.

Handoyo mengaku jika dirinya juga membatalkan rencana untuk merayakan imlek di Kota Pontianak dan Cap Go Meh Kota Singkawang. Hal itu dia lakukan untuk menghindari kerumunan dan menjauhkan keluarga dari kemungkinan penularan Covid-19 saat ada kerumunan.

“Memang dulu kita ada rencana mau ke Pontianak sama Singkawang untuk merayakan imlek dan cap go meh tahun ini, hanya saya batalkan karena takut keluarga tertular covid saat di kerumunan, jadi tahun ini ya kami sekeluarga cukup di Ketapang saja,” tandasnya.

 

Jhon I Ariz

About Author

ariz

See author's posts

Tags: Cap Go MehImlekjelang imlekPandemi COVID-19 Biang Keroknyapedagang pernak pernik etnis tionghoaPedagang Pernak Pernik Imlek Sepi Pembeli di Ketapangperayaan imlek di tengah pandemi covid-19
Previous Post

Pelaku UMKM Go Digital, Ini Tantangan yang Akan Dihadapi

Next Post

TC SEA Games, PSSI Berencana Kirim Timnas Indonesia U-23 ke Korsel dan UEA

ariz

ariz

Next Post
TC SEA Games, PSSI Berencana Kirim Timnas Indonesia U-23 ke Korsel dan UEA

TC SEA Games, PSSI Berencana Kirim Timnas Indonesia U-23 ke Korsel dan UEA

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Penerimaan PPN dan PPnBM 2027 Ditargetkan Rp1.126 Triliun

Penerimaan PPN dan PPnBM 2027 Ditargetkan Rp1.126 Triliun

18 Agustus 2026
Kejagung Periksa Sembilan Saksi, Dalami Aliran Aset Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung Periksa Sembilan Saksi, Dalami Aliran Aset Kasus TPPU Febrie Adriansyah

18 Agustus 2026
Klinik Simantap Dorong Perencanaan ASN Pemprov Kalbar Lebih Akurat

Klinik Simantap Dorong Perencanaan ASN Pemprov Kalbar Lebih Akurat

18 Agustus 2026
Perpres Ojol Masuk Tahap Final, DPR dan Pemerintah Kembali Koordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Final, DPR dan Pemerintah Kembali Koordinasi

18 Agustus 2026

Recent News

Penerimaan PPN dan PPnBM 2027 Ditargetkan Rp1.126 Triliun

Penerimaan PPN dan PPnBM 2027 Ditargetkan Rp1.126 Triliun

18 Agustus 2026
Kejagung Periksa Sembilan Saksi, Dalami Aliran Aset Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung Periksa Sembilan Saksi, Dalami Aliran Aset Kasus TPPU Febrie Adriansyah

18 Agustus 2026
Klinik Simantap Dorong Perencanaan ASN Pemprov Kalbar Lebih Akurat

Klinik Simantap Dorong Perencanaan ASN Pemprov Kalbar Lebih Akurat

18 Agustus 2026
Perpres Ojol Masuk Tahap Final, DPR dan Pemerintah Kembali Koordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Final, DPR dan Pemerintah Kembali Koordinasi

18 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development