banner 468x60

Versi Pengamat: Kudeta Partai Demokrat Bisa Terjadi Bulan Ini

Trigger Netmedia - 2 Februari 2021
Versi Pengamat: Kudeta Partai Demokrat Bisa Terjadi Bulan Ini
NEWS /Nasional/Metropolitan/Internasional Versi Pengamat: Kudeta Partai Demokrat Bisa Terjadi Bulan Ini Agung Sandy Lesmana | Novian ArdiansyahSelasa, 02 Februari 2021 | 11:15 WIB Versi Pengamat: Kudeta Partai Demokrat Bisa Terjadi Bulan Ini Ketua Umm Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. - (ANTARA)

triggernetmedia.com – Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan langkah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang mengungkapka ada upaya kudeta atau pengambilalihan kekuasaan di partai ke muka umum sudah tepat.

Pasalnya, menurut Ujang dengan tidak mempublikasi adanya gerakan kudeta baik dari internal maupun eksternal partai, justru dapat dipastikan pengambilalihan Demokrat secara paksa bakal menjadi nyata pada Februari ini.

 

“Karena jika tak diungkap ke publik dan jika publik tak tahu, bisa jadi bulan ini kudeta (Partai Demokrat) itu sudah terjadi. Namun karena sudah diungkap ke publik maka publik pun turut peduli dan mengawasi terkait soal akan ada kudeta di Demokrat tersebut,” kata Ujang kepada Suara.com, Selasa (2/2/2021).

Ujang kemudian membandingkan dengan Partai Berkarya yang mengalami upaya serupa dengan Partai Demokrat. Di mana salah satu faktor Partai Berkarya kini tidak lagi dipenggawai Tommy Soeharto menurut Ujang ialah karena upaya kudeta di partai tersebut yang tidak mencuat, semisal halnya di Demokrat.

“Saya bandingkan dengan Partai Berkarya. Kudeta Partai Berkarya itu karena tak mencuat ke publik. Akhirnya tahu-tahu ada kudeta,” kata Ujang.

“Hal yang bagus saja jika AHY sudah berkirim surat ke presiden untuk klarifikasi. Dan agar presiden menginggatkan anak buahnya yang dianggap dan diduga akan mengkudeta,” tandas Ujang.

Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkan adanya gerakan politik yang mengarah pada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa.

 

AHY berujar gerakan terdebut mengancam kedaulatan dan eksistensi Partai Demokrat. Berdasarkan informasi yang diperoleh, AHY menyebut gerakan take over Partai Demokrat juga melibatkan lingkaran sekitar Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Kesaksian dan testimoni banyak pihak yang kami dapatkan, gerakan ini melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo. Lebih lanjut, gerakan ini juga dikatakan sudah mendapatkan dukungan dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintahan Presiden Joko Widodo,” tutur AHY dalan keterangannya usai rapat pimpinan, Senin (1/2/2021).

Namun untuk mengkonfirmasi informasi tersebut, AHY mengaku telah mengirimkan surat secara resmi kepada Jokowi. Surat yang dikirimkan tersebut bertujuan untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari Jokowi terkait kebenaran informasi keterlibatan gerakan di lingkaran kekuasaan.

Sementara itu berdasarkan informasi lain yang diterima AHY sekitar 10 hari lalu dari internal Partai Demokrat, diketahui ternyata gerakan dan manuver politik merebut partai tersebut juga melibatkan segelintir kader dan mantan kader Partai Demokrat.

Internal kader dan mantan kader itu kemudian juga melibatkan pihak luar atau eksternal partai. AHY mengatakan gerakan take over dilakukan secara sistematis

“Gabungan dari pelaku gerakan ini ada 5 (lima) orang; terdiri dari 1 kader Demokrat aktif, 1 kader yang sudah 6 tahun tidak aktif, 1 mantan kader yang sudah 9 tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan 1 mantan kader yang telah keluar dari partai 3 tahun yang lalu,” kata AHY.

 

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Prediksi Spanyol vs Swedia di Grup E Euro 2020: Sama-sama Terdampak Covid-19

Prediksi Spanyol vs Swedia di Grup E Euro 2020: Sama-sama Terdampak Covid-19

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Prediksi Polandia Vs Slovakia di Grup E Euro 2020 14 Juni 2021

Prediksi Polandia Vs Slovakia di Grup E Euro 2020 14 Juni 2021

Headline   Internasional   News   Sport
Euro 2020: Jelang Prancis Vs Jerman, Bentrok Mbappe Vs Giroud terjadi di Kubu Les Bleus

Euro 2020: Jelang Prancis Vs Jerman, Bentrok Mbappe Vs Giroud terjadi di Kubu Les Bleus

Headline   Internasional   Sepak Bola   Sorotan
Waspada Taper Tantrum! Sri Mulyani: Ada Risiko Dana Asing Kabur dari Indonesia

Waspada Taper Tantrum! Sri Mulyani: Ada Risiko Dana Asing Kabur dari Indonesia

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Babak Belur karena Pandemi, Pertamina Tetap Sumbang Dividen ke Negara Rp 8,5 Triliun

Babak Belur karena Pandemi, Pertamina Tetap Sumbang Dividen ke Negara Rp 8,5 Triliun

Bisnis   Ekonomi   Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan
Anies Dipanggil Airlangga karena Kasus Covid-19 Meroket, Bakal Tarik Rem Darurat?

Anies Dipanggil Airlangga karena Kasus Covid-19 Meroket, Bakal Tarik Rem Darurat?

Ekonomi   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Baliho Puan Maharani Bertebaran, PDIP: Tunjukan Kesiapan Sekaligus Pengenalan

Baliho Puan Maharani Bertebaran, PDIP: Tunjukan Kesiapan Sekaligus Pengenalan

Headline   Nasional   News   Politik   Sorotan
Tinggi Kala Pandemi, Kapolri Instruksikan Bikin Kampung Tangguh Narkoba

Tinggi Kala Pandemi, Kapolri Instruksikan Bikin Kampung Tangguh Narkoba

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mahfud MD: RKUHP Harus Segera Disepakati Meski Tak Semua Setuju

Mahfud MD: RKUHP Harus Segera Disepakati Meski Tak Semua Setuju

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Ojol Ditangkap Bawa Pesanan Miras Disampaikan ke Kapolri, Keluarga Diminta Hubungi DPR

Ojol Ditangkap Bawa Pesanan Miras Disampaikan ke Kapolri, Keluarga Diminta Hubungi DPR

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

[origincode_videogallery id=”2″]