banner 468x60

Tidak Melakukan Vaksin, 24 Nakes di Kota Pontianak Terancam Sanksi

Trigger Netmedia - 17 Januari 2021
Tidak Melakukan Vaksin, 24 Nakes di Kota Pontianak Terancam Sanksi
Jumlah tenaga kesehatan (nakes) di Kota Pontianak yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 bertambah. Total secara keseluruhan mulai tanggal 14 hingga 16 Januari 2021, tercatat 209 nakes telah diimunisasi vaksin Sinovac. - (Trigger Netmedia)

triggernetmedia.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu mengatakan, jumlah tenaga kesehatan (nakes) di Kota Pontianak yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 bertambah. Total secara keseluruhan mulai tanggal 14 hingga 16 Januari 2021, tercatat 209 nakes telah diimunisasi vaksin Sinovac. Sebelumnya, per-tanggal 14 Januari 2021 tercatat 102 nakes telah divaksin.

“Untuk jumlah nakes yang melakukan registrasi secara keseluruhan sebanyak 313. Dari jumlah tersebut, 289 orang hadir di faskes yang telah ditunjuk. Berarti sebanyak 24 orang yang tidak hadir untuk dilakukan vaksin,” ungkapnya, Minggu (17/1/2021).

Terhadap nakes yang sudah registrasi namun tidak hadir, pihaknya akan menelusuri siapa saja mereka yang tidak hadir, mulai dari asal tempatnya bertugas hingga alasan mereka tidak hadir.

“Kalau tidak ada alasan kuat dan sengaja bisa dianggap menolak untuk divaksin,” ujar Sidiq.

Pihaknya juga akan melakukan pendekatan kepada mereka yang tidak hadir pada saat pelaksanaan vaksinasi. Apabila yang bersangkutan tetap menolak, maka dapat diberikan sanksi.

“Jadi kita lakukan pendekatan dulu, tetapi kalau nakes tersebut menolak untuk divaksin, maka dapat dijatuhi sanksi,” katanya.

Sidiq menambahkan, dari 289 nakes yang hadir secara keseluruhan, hanya 209 yang memenuhi kriteria atau layak untuk menjalani vaksinasi. Sementara 42 diantaranya terpaksa ditunda karena kontra indikasi.

“Kalau kontra indikasinya belum tertangani, berarti yang bersangkutan belum bisa disuntik vaksin,” jelas dia.

Kemudian, sebanyak 32 nakes dinyatakan tidak memenuhi kriteria untuk menjalani vaksinasi. Umumnya mereka yang tidak layak divaksin ini karena memiliki penyakit komorbid maupun pernah terkonfirmasi positif Covid-19.

“Hal ini diketahui saat calon peserta vaksin menjalani proses screening sebelum dinyatakan layak atau tidak untuk diimunisasi vaksin Sinovac,” jelasnya lagi.

Untuk memberikan pelayanan yang maksimal dalam capaian program vaksinasi ini, menurut Sidiq, pihaknya juga menambah jumlah fasilitas kesehatan (faskes) yang melayani vaksinasi.

“Sebelumnya sebanyak 36 faskes, ditambah lagi satu faskes sehingga total keseluruhan berjumlah 37 faskes,” tandasnya.

 

Jim I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Tinggi Kala Pandemi, Kapolri Instruksikan Bikin Kampung Tangguh Narkoba

Tinggi Kala Pandemi, Kapolri Instruksikan Bikin Kampung Tangguh Narkoba

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mahfud MD: RKUHP Harus Segera Disepakati Meski Tak Semua Setuju

Mahfud MD: RKUHP Harus Segera Disepakati Meski Tak Semua Setuju

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Ojol Ditangkap Bawa Pesanan Miras Disampaikan ke Kapolri, Keluarga Diminta Hubungi DPR

Ojol Ditangkap Bawa Pesanan Miras Disampaikan ke Kapolri, Keluarga Diminta Hubungi DPR

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Ditangkap Jumat Malam, Anji Belum Dijenguk Istri Sampai Sekarang

Ditangkap Jumat Malam, Anji Belum Dijenguk Istri Sampai Sekarang

Headline   Music   Nasional   News   Selebritis   Sorotan   Sospolhukam
Dipakai Pose Kece di Pantai, Harga Bikini Cantik Luna Maya Bikin Kaget

Dipakai Pose Kece di Pantai, Harga Bikini Cantik Luna Maya Bikin Kaget

Gosip   Headline   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
Kritik China Soal Uighur Xinjiang dan Hong Kong, Beijing Sebut G7 Mengganggu

Kritik China Soal Uighur Xinjiang dan Hong Kong, Beijing Sebut G7 Mengganggu

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Sejumlah Orang akan Bersaksi di Sidang Aung San Suu Kyi

Sejumlah Orang akan Bersaksi di Sidang Aung San Suu Kyi

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Washington Beri Hadiah Ganja dan Miras Gratis Bagi Warga yang Divaksin Covid-19

Washington Beri Hadiah Ganja dan Miras Gratis Bagi Warga yang Divaksin Covid-19

Headline   Health   Internasional   Sorotan   Sospolhukam
Sandiaga Uno Sebut Bima Destinasi Wisata Baru di Indonesia

Sandiaga Uno Sebut Bima Destinasi Wisata Baru di Indonesia

Ekonomi   Headline   Industri   Maritim   Nasional   News   Sorotan   Travel
OJK Rilis 7 Bank Digital, Ada BABP dan BANK

OJK Rilis 7 Bank Digital, Ada BABP dan BANK

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

[origincode_videogallery id=”2″]