PBB Indonesia: Distribusi Vaksin Covid-19 Perlu Kebijakan Inklusif

Trigger Netmedia - 6 November 2020
PBB Indonesia: Distribusi Vaksin Covid-19 Perlu Kebijakan Inklusif
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image) - ()

triggernetmedia.com – Kebijakan inklusif, yang merangkul semua kalangan, akan menjadi jaminan bahwa vaksin COVID-19 dapat tersedia serta terjangkau bagi semua orang di Indonesia, kata Kepala Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia Valerie Julliand.

“Kami mendukung penentuan kebijakan yang inklusif, yang akan memandu proses distribusi vaksin, dan juga mengadvokasikan agar kelompok rentan dapat membawa suara mereka jika diperlukan,” ujar Julliand seperti dinukil pada laman Suara.com, Jumat (6/11/2020).

“Di luar dari perkara ketersediaan dan keterjangkauan, proses distribusi merupakan tantangan paling penting yang harus kita hadapi ke depannya,” kata dia, merujuk pada kaitannya dengan jumlah populasi Indonesia yang sangat besar dan tersebar di wilayah yang luas.

Dari sisi distribusi, tantangan-tantangan yang muncul termasuk perihal logistik, cold chain (rantai dingin, istilah dalam transportasi vaksin yang memerlukan penyimpanan di suhu rendah), serta administrasi dalam proses tersebut.

Baca Juga:Usia Berapa Anak Bisa Diberi Vaksin Meningitis?

Demi mencapai target penyebaran vaksin COVID-19 tersebut, Kantor Perwakilan PBB di Indonesia mengatakan pihaknya menjalin kerja sama, tak hanya dengan pihak pemerintah sebagai pemeran utama, namun juga dengan sektor swasta yang dapat membantu produksi vaksin.

Pertengahan September 2020, Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Kesehatan RI untuk kerja sama pengadaan dan distribusi vaksin COVID-19.

Indonesia telah menjadi bagian dari COVAX, inisiatif global untuk menjamin akses vaksin COVID-19 di seluruh dunia yang dipelopori, salah satunya, oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) –institusi di bawah PBB.

Dengan bergabung dalam kerangka kerja sama ini, Indonesia akan memperoleh vaksin untuk 20 persen jumlah penduduk, dengan bantuan keringanan finansial melalui mekanisme Official Development Assistance (ODA), seperti yang telah disebutkan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

“Yang ingin kami lakukan di Indonesia, bersama pemerintah yang memang ingin mencapainya, adalah secara bersamaan memproduksi vaksin sendiri dan juga membuka kemungkinan untuk mendapat pengadaan dari pihak internasional […] karena kita mempunyai populasi yang amat besar untuk divaksinasi,” ujar Julliand.

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Tarif PPN Indonesia Paling Kecil, Sri Mulyani Ungkap Faktanya

Tarif PPN Indonesia Paling Kecil, Sri Mulyani Ungkap Faktanya

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan
Kementerian Investasi Gandeng UI untuk dalam Investasi Baterai Mobil Listrik

Kementerian Investasi Gandeng UI untuk dalam Investasi Baterai Mobil Listrik

Bisnis   Ekonomi   Headline   Industri   Nasional   News   Otomotif   Sorotan
PPnBM DTP 100 Persen, Penjualan Mobil Pasar Domestik Bisa Tumbuh 39,5 Persen

PPnBM DTP 100 Persen, Penjualan Mobil Pasar Domestik Bisa Tumbuh 39,5 Persen

Ekonomi   Headline   Industri   Keuangan   Otomotif   Sorotan
Bahas RUU Otsus Papua, Pansus Minta Pemerintah Libatkan Banyak Kementerian

Bahas RUU Otsus Papua, Pansus Minta Pemerintah Libatkan Banyak Kementerian

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Wacana Duet Jokowi dan Prabowo untuk Pilpres 2024, Ini Komentar Fadli Zon

Wacana Duet Jokowi dan Prabowo untuk Pilpres 2024, Ini Komentar Fadli Zon

Headline   Nasional   News   Politik   Sorotan
Polemik Ivermectin, DPR Minta Pemerintah Jangan Sembarangan Endorse Obat

Polemik Ivermectin, DPR Minta Pemerintah Jangan Sembarangan Endorse Obat

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Parlementaria   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Kasus Corona Meroket, Moeldoko: Gelombang Kedua Pandemi Tak Terelakkan

Kasus Corona Meroket, Moeldoko: Gelombang Kedua Pandemi Tak Terelakkan

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Terinfeksi Covid 290 Hari, Lansia Ini Sembuh Setelah Istri 5 Kali Siapkan Pemakaman

Terinfeksi Covid 290 Hari, Lansia Ini Sembuh Setelah Istri 5 Kali Siapkan Pemakaman

Headline   Health   News   Sorotan
Kim Jong Un Dikabarkan Eksekusi 10 Orang karena Menghubungi Dunia Luar

Kim Jong Un Dikabarkan Eksekusi 10 Orang karena Menghubungi Dunia Luar

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Olimpiade Tokyo: Pola Main Hendra/Ahsan Belum Kembali, Begini Kata Herry IP

Olimpiade Tokyo: Pola Main Hendra/Ahsan Belum Kembali, Begini Kata Herry IP

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com