100 Dokter Gugur Akibat Covid-19, Alvin Lie: Tolong Hargai Pengorbanannya

  • Bagikan
ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]
banner 468x60

triggernetmedia.com – Anggota Ombudsman RIAlvin Lie menyoroti banyaknya kasus dokter dan tenaga medis berguguran dalam penanganan Covid-19. Ia meminta agar masyarakat bisa menghargai segala pengorbanan para tenaga medis.

Hal itu disampaikan oleh Alvin Lie melalui akun Twitter miliknya @alvinlie21.

Para dokter dan tenaga medis lainnya selama ini menjadi garda terdepan yang rela mempertaruhkan nyawa demi merawat para pasien terinfeksi virus corona baru Covid-19.

Tolong hargai dan hormati pengorbanan para dokter dan tenaga medis yang pertaruhkan nyawa mereka demi merawat pasien Covid-19,” kata Alvin Lie seperti dikutip Suara.com, Selasa (1/9/2020).

Meski para tenaga medis telah rela mempertaruhkan nyawa mereka, namun pada kenyataannya di lapangan masih banyak masyarakat yang lalai dengan protokol kesehatan.

Padahal, protokol kesehatan seperti mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan tidak hanya melindungi diri sendiri. Namun juga melindungi orang-orang di sekitar kita dari bahaya infeksi Covid-19.

Baca juga  Kedatangan 2 Juta Lebih Vaksin Pfizer, Indonesia Langsung Sebar ke 12 Provinsi

Alvin Lie mengajak masyarakat luas untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan penuh kesadaran.

Cara itulah yang dapat dilakukan untuk menghargai dan menghormati pengorbanan para dokter dan tenaga medis yang berjuang melawan Covid-19.

Kita patuhi protokol kesehatan dengan penuh kesadaran demi melindungi diri sendiri, orang-orang terdekat kita dan masyarakat umum,” ungkap Alvin.

Alvin Lie minta masyarakat hargai pengorbanan tenaga medis (Twitter/alvinlie21)

100 Dokter di Indonesia Meninggal karena Covid-19

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyebut sudah ada 100 dokter yang meninggal dunia karena Covid-19.

Dalam cuitan hari ini, Senin (31/8/2020), ketua PB IDI dr Daeng M Faqih mengatakan berduka dengan meninggalnya dokter dan petugas kesehatan di Indonesia, akibat Covid-19.

Mari kita doakan agar kawan-kawan kita yang gugur mendapat tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluargan yang ditinggalkan diberi kesabaran, serta perjuangannya mengilhami dan menjadi tauladan bagi kita semua agar tetap komitmen menjalankan pengabdian kepada kemanusiaan,” cuit akun PB IDI di media sosial Twitter.

Baca juga  PH Minta Warga yang Terkonfirmasi Covid-19 Diawasi

Daeng juga menyampaikan agar dokter dan tenaga kesehatan lain yang berjuang di garda terdepan selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.

Daeng memberikan empat instruksi kepada Satgas Penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan agar tidak ada lagi dokter yang berjatuhan.

Poin pertama dalam instruksi tersebut, pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis. IDI berharap stok APD bagi para dokter, perawat dan tenaga medis lainnya selalu terpenuhi.

Kedua, ia juga meminta agar pihak rumah sakit bisa mengatur jadwal jaga petugas kesehatan. Hal itu dipintanya agar para tenaga medis tidak kelelahan sehingga berisiko tertular virus.

Sumber : Suara.com

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *