triggernetmedia.com – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa bersama Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Kabupaten Landak, Camat Jelimpo dan Kades Dara Itam telah melakukan penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama secara Tunai di Desa Dara Itam, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, pada Rabu (22/7/2020). Sebanyak 157 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdiri dari Lansia dan Disabilitas diantaranya turut menerima BLT DD itu.
Dalam sambutannya Bupati Karolin menyampaikan, akibat terdapak Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) ini, maka Pemerintah terus berusaha memberikan bantuan kepada masyarakat, terlebih kepada mereka yang benar-benar sangat membutuhkan.
“Pada saat ini dengan keterbatasan anggaran, Pemerintah terus memberikan perhatian dengan berbagai bantuan yang bertujuan agar masyarakat bisa memenuhi kabutuhan sehari-hari hal ini dikarenakan pada saat ini ada masyarakat yang tidak bisa mencari nafkah seperti biasanya. Namun ini hanya sementara sifatnya, karena apabila Covid-19 ini sudah berakhir maka bantuan ini juga tidak ada lagi,” ungkap Karolin.
Pada kesempatan tersebut Karolin juga mengingatkan kepada masyarakat agar dapat memahami bantuan yang saat ini diberikan, karena keterbatasan anggaran pemerintah sehingga bantuan ini diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dan prioritas sesuai dari hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).
“Ada juga desa yang berkeinginan membagi rata bantuan BLT DD ini kepada seluruh masyarakat dengan nilai bantuan yang kurang dari Rp. 600.000,- tetapi berdasarakan aturanya itu tidak diperbolehkan, sehingga saya mohon kebesaran hati masyarakat yang mungkin sudah lebih mampu untuk dapat mengikhlaskan bantuan ini kepada mereka yang sangat prioritas ini seperti para lansia yang memang layak mendapatkan bantuan,” ujar Karolin.
Bupati Landak ini juga menyarankan kepada perangkat desa untuk dapat memberikan bantuan BLT DD tahap kedua kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berbeda dengan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) terlebih dahulu.
“Jika memang jumlah yang membutuhkan bantuan itu banyak, kami menawarkan solusi bahwa KPM ini dapat diganti kepada mereka yang benar-benar sangat membutuhkan untuk bantuan BLT DD tahap berikutnya, Kades bisa melaksanakan Musdesus lagi untuk mengganti KPM yang baru dengan jumlah KPM yang sama sesuai dengan jumlah penyaluran tahap pertama ini, serta harus melakukan koordinasi dengan pendamping desa dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak,” jelas Karolin.
Usai melaksanakan penyaluran BLT DD, Karolin juga melakukan penanaman pohon di halaman Kantor Desa Dara Itam serta melakukan peninjauan pembangunan kembali jembatan yang putus akibat diterjang banjir.
Dek I Ariz




