banner 468x60

Perspektif Bupati KKR Dalam Penanganan COVID-19

Trigger Netmedia - 9 Mei 2020
Perspektif Bupati KKR Dalam Penanganan COVID-19
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan memberikan keterangan pers, Jumat 8/5/2020. - ()

triggernetmedia – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam mencegah dan menangani wabah CoOVId-19 atau virus corona. Ada satu konsep penanganan menarik yang diusung Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, yakni menjaga masyarakat dari kepanikan. Sehingga sejumlah upaya pun dilakukan dengan sentuhan khas yakni berupaya meminimalkan potensi kepanikan warga.

Menurut Muda Mahendrawan, sikap kewaspadaan menyikapi wabah tidak boleh malah memunculkan kepanikan berlebihan. Sebab kepanikan hanya akan mengakibatkan turunnya imunitas atau kekebalan tubuh menghadapi penyakit.

“Kalau orang cemas, otomatis bisa turun imunitasnya dan mudah tertular,” ujarnya Sabtu (9/5/2020) di Kubu Raya.

Karena itu, sambung Muda, berbagai kebijakan diambil Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan tujuan memberikan ketenangan di masyarakat. Selain mendistribusikan masker cuma-cuma untuk seluruh masyarakat Kubu Raya, pemerintah kabupaten juga menggelar lomba daring bagi para siswa. Yakni lomba azan, baca Quran, dan menulis-membacakan surat untuk Bupati Kubu Raya.

Selain dapat membangun pola pikir dan sikap anak, dikatakan berbagai lomba tersebut juga menjadi cara mencegah anak dari stres.

“Mudah-mudahan ini cukup menyenangkan anak-anak supaya tidak stres. Nah, yang stress ini mudah ketularan. Soalnya wabah ini yang lebih berbahaya itu stres dan kepanikan,” ujar Muda.

Contoh lain dari upaya meminimalkan kepanikan, lanjut Muda, ditunjukkan tim medis Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Misalnya pada saat melakukan penjemputan orang dalam pemantauan (ODP), tim tidak langsung menggunakan atribut alat pelindung diri lengkap. Atribut baru dipakai ketika sudah berada di lokasi.

“Nanti sesampainya di lokasi penjemputan, barulah tim berganti baju APD lengkap. Ini supaya tidak menimbulkan kepanikan dari masyarakat. Itu memang strategi yang sudah kita atur,” ungkapnya.

Muda menilai kengerian hanya akan memunculkan kepanikan dan stres. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya punya cara pandang lain dalam upaya penanganan COVID-19.

“Makanya strategi-strategi kita selalu berusaha dengan cara-cara yang lebih soft dan tidak menimbulkan kepanikan,” ucapnya.

Langkah Bupati Muda Mahendrawan sejalan dengan pandangan Himpunan Psikolog Indonesia (Himpsi). Psikolog Wiene Dewi dari Himpsi menyatakan kepanikan, kecemasan, dan stres dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Sehingga rentan terhadap penyakit termasuk infeksi COVID-19 atau virus corona.

Ia menuturkan kondisi marah, cemas, sedih, dan tertekan akan memicu otak mengeluarkan hormon noradrenalin.
Yaitu hormon yang sangat beracun yang membuat fisik kita menjadi lemah, sakit-sakitan, cepat tua dan, cepat mematikan syaraf.

Wiena menjelaskan, menghadapi masa krisis COVID-19, masyarakat harus berpikiran positif dan tenang. Supaya mental sehat dan daya tahan tubuh tidak melemah. Dengan daya tahan tubuh yang terjaga baik, maka tubuh tidak mudah terkena penyakit. Ia juga meminta warga untuk selalu tenang dan mengikuti arahan pemerintah. Sehingga dapat bertindak antisipatif terukur dengan tidak memiliki kecemasan berlebihan atau kekhawatiran dan stres berkelanjutan.

“Mari kita saling mendukung dan jangan saling menyalahkan,” ajaknya.

Wiene menambahkan, jika ingin sehat, hormon endorfin harus banyak keluar dari dalam tubuh karena hormon ini dapat memperkuat daya tahan tubuh dan meningkatkan stamina. Memunculkan hormon ini caranya adalah dengan terus berpikiran positif, berperasaan positif, dan bersyukur.

“Dengan begitu secara otomatis tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin atau yang dikenal sebagai ‘hormon kebahagiaan’,” ujarnya.

Rio I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Headline   Keuangan   Kilas Kalbar   News   Parlementaria   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sepak Bola   Sport
BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pontianak
“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

Headline   Kilas Kalbar   lingkungan   News   Pontianak   Sport   Trend
Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com