banner 468x60

Kalbar Berlakukan K3 Khusus Penumpang atau Pelintas Batas

Trigger Netmedia - 13 April 2020
Kalbar Berlakukan K3 Khusus Penumpang atau Pelintas Batas
Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, Manto. - ()

triggernetmedia.com – Berdasar Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat nomor 553/1001 /DISHUB-A mulai Senin 13 April 2020, seluruh pihak perlu melakukan langkah-langkah sinergitas dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Dalam Surat Edaran itu Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menegaskan Kantor Kesehatan Pelabuhan Pontianak dan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat harus mengarahkan semua penumpang atau pelintas batas yang masuk ke wilayah Kalbar mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan dengan menulis alamat penumpang atau pelintas batas selama berada di Kalbar secara lengkap.

Data alamat tersebut antara lain memuat data nomor rumah, nama jalan, kompleks perumahan, RT, RW, Dusun/Lingkungan, Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten/Kota.

Selain itu, bagi yang memiliki nomor handphone atau telepon rumah/kantor juga wajib dicantumkan.

Bagi penumpang/pelintas batas yang alamat rumahnya menurut e-KTP berbeda dengan alamat tempat yang bersangkutan tinggal selama di Kalimantan Barat, maka yang digunakan adalah alamat tempat tinggal yang riil selama di Kalimantan Barat.

“Sedangkan yang tinggal di hotel, harus mencantumkan nama dan alamat hotelnya.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalbar Manto, kartu Kewaspadaan Kesehatan telah diberlakukan khusus penumpang dari kedatangan Internasional dan DKI Jakarta di Bandara sejak bulan Februari 2020lalu.

“Untuk semua penumpang mulai hari ini. Dan PLBN sudah menerapkan ini sejak lama, karena pintu internasional. Supadio juga sudah lama menerapkan ini di pintu kedatangan internasional. Saat ini tidak ada kedatangan internasional lagi. Di kedatangan domestik kita terapkan,” jelas Manto Senin (13/4/2020).

Manto menambahkan, kartu kewaspadaan kesehatan ini berfungsi untuk mengontrol dan memantau seluruh penumpang atau pelintas batas selama berada di wilayah Kalbar. Kartu tersebut juga dapat digunakan untuk keperluan karantina mandiri selama 14 hari.

“Kartu itu tidak ada masa berlakunya. Kartu itu untuk kontrol diri 14 hari. Jika ada masalah kesehatan, bawa kartu tersebut ke puskesmas atau layanan kesehatan lainnya,” ujarnya.

Manto menjelaskan, Kartu Kewaspadaan Kesehatan ini berwarna kuning dan berisikan kolom identitas diri lengkap. Kemudian riwayat perjalanan penumpang selama 14 hari terakhir. Serta keluhan kesehatan yang dirasakan penumpang saat itu.

Dhesta

Tinggalkan Komentar

Terkini

Sempat Bersitegang dengan Man United dkk, Brasil Kembali Panggil Pemain Liga Inggris

Sempat Bersitegang dengan Man United dkk, Brasil Kembali Panggil Pemain Liga Inggris

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Main dengan 10 Orang, Die Roten Tetap Menang

Main dengan 10 Orang, Die Roten Tetap Menang

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Vanessa Angel Pamer Body Goals Kenakan Baju Renang, Netizen Salfok ke Hal Ini

Vanessa Angel Pamer Body Goals Kenakan Baju Renang, Netizen Salfok ke Hal Ini

Gosip   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
Lorena Bernal, Istri Mikel Arteta yang Pernah Jadi Wanita Tercantik Spanyol

Lorena Bernal, Istri Mikel Arteta yang Pernah Jadi Wanita Tercantik Spanyol

Gosip   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Sepak Bola   Serba-serbi   Sport   Trend
Jadwal Babak Penyisihan Grup Tim Indonesia di Piala Sudirman 2021

Jadwal Babak Penyisihan Grup Tim Indonesia di Piala Sudirman 2021

Headline   Internasional   Nasional   News   Sorotan   Sport
Hasil FP1 F1 GP Rusia: Valtteri Bottas Tercepat, Hamilton Kedua

Hasil FP1 F1 GP Rusia: Valtteri Bottas Tercepat, Hamilton Kedua

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
PON Papua: Semua Kontingen Dipastikan Tiba pada 29 September

PON Papua: Semua Kontingen Dipastikan Tiba pada 29 September

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sport
Menpora Amali Akan Berkantor di Papua Selama Pelaksanaan PON XX Berlangsung

Menpora Amali Akan Berkantor di Papua Selama Pelaksanaan PON XX Berlangsung

Headline   IT   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sport   Technology
Kelompok HAM Minta Nur Sajat Tidak Dipulangkan ke Malaysia, Ini Alasannya

Kelompok HAM Minta Nur Sajat Tidak Dipulangkan ke Malaysia, Ini Alasannya

Headline   Internasional   Lifestyle   Sorotan   Sospolhukam
Korut Jawab Seruan Korsel untuk Akhiri Perang Korea

Korut Jawab Seruan Korsel untuk Akhiri Perang Korea

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com