triggernetmedia.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Kalimantan dengan tema Membangun Kalimantan Menuju Peradaban Indonesia Baru, di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, pada Rabu (19/02/20) dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
“Musrenbang Regional Kalimantan ini merupakan perencanaan penyusunan program regional kalimantan tahun 2021 agar dapat melakukan percepatan pembangunan di wilayah Kalimantan. Ini merupakan Musrenbang Regional tercepat dari wilayah regional lain, dari sini kita akan merencanakan perencanaan program bersama untuk tahun anggaran 2021. Ada banyak potensi yang ada di Kalimantan ini, baik dari budaya, wisata dan hasil alamnya masih sangat berpotensi untuk dikembangkan,” ungkap Tito Karnavian.
Tito juga memaparkan terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur yang menjadi isu besar pada Musrenbang Regional Kalimantan dengan memberikan manfaat yang besar untuk wilayah Kalimantan. Menurutnya Pemindahan Ibu Kota Negara memberikan akses yang lebih merata bagi seluruh wilayah NKRI, mendorong pembangunan Kawasan Timur Indonesia untuk pemerataan wilayah, mengubah orientasi pembangunan dari Jawa-sentris ke Indonesia-sentris, dan mengurangi beban Pulau Jawa dan Jabodetabek.
“Permasalahan lain tentu saja menyangkut program pembangunan yang ada di wilayah Kalimantan, sehingga harus dilakukan percepatan mengatasinya,” ujar Tito.
“Beberapa masalah pembangunan wilayah Kalimantan seperti belum optimalnya hilirisasi potensi unggulan berbasis SDA, belum optimalnya peran daerah perbatasan, birokrasi belum optimal mendukung investasi. Dan ini harus segera kita atasi permasalahan tersebut,” jelas Tito.
Sementara itu, Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menyatakan, Musrenbang Regional Kalimantan merupakan wujud percepatan pembangunan di wilayah Kalimantan terutama mendukung pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur.
“Musrenbang ini menjadi dasar kita baik di Kabupaten, Kota dan Provinsi dalam menyusun perencanaan program di tahun 2021 agar sejalan dengan program Nasional,” katanya.
“terkait pemindahan Ibu Kota Negara kita juga mendukung itu, namun harus memberikan manfaat pembangunan untuk Kalimantan terkhusus juga Kabupaten Landak,” katanya lagi.
Turut hadiri Gubernur seKalimantan, Anggota DPR RI Dapil Kalimantan, Bupati dan Walikota se-Kalimantan, Ketua DPRD se-Kalimantan, serta Forkopimda Kalimantan Barat.
Ariz



