banner 468x60 banner 468x60

Geliat Desa Jeruju Besar yang Kian Tumbuh Pesat dan Mandiri

Trigger Netmedia - 18 Februari 2020
Geliat Desa Jeruju Besar yang Kian Tumbuh Pesat dan Mandiri
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan saat meresmikan Kantor Desa Jeruju Besar, Sabtu 15/2/2020. - ()

triggernetmedia.com – Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap merupakan salah satu desa yang dinilai berkembang pesat di Kabupaten Kubu Raya. Dalam kurun tiga tahun terakhir, desa ini sudah dua kali berubah status, yakni dari status desa berkembang naik menjadi desa maju, dan dari desa maju meningkat menjadi desa mandiri. Menurut Kepala Desa Jeruju Besar Nurhalijah, pencapaian tersebut diantaranya atas sentuhan tangan dingin Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan.

“Beliau adalah inspirator dan motivator kami, yang memberikan inovasi-inovasi kepada kami tentang pengembangan desa. Apalagi saat ini desa memang dituntut untuk menuju desa mandiri,” ungkap Nurhalijah, Selasa (18/2).

Bupati Muda Mahendrawan, sambung Nurhalijah, memiliki banyak gagasan dan memberikan inspirasi, seklaigus motivasi. Salah satunya ide tentang pengelolaan dana desa dengan transaksi nontunai. Melalui implementasi nontunai di desa, kini pihaknya merasa sangat dimudahkan.

“Selain efektif dari segi waktu dan efisien dalam hal biaya, ini salah satu ide dan gagasan Bupati kita. Alhamdulillah kami merasa terbantu program cash management system. Di mana semua transaksi desa itu tidak lagi menggunakan tunai, tapi dengan perbankan online. Jadi kepala desa sekarang tak lagi ribet bawa uang banyak-banyak. Kalau dulu ke bank bawa pengawal sampai dua orang. Alhamdulillah kemarin sudah dilakukan pemeriksaan inspektorat berjalan lancar,” katanya.

Kekinian, lanjut Nurhalijah, kegiatan Badan Usaha Milik Desa di Jeruju Besar juga sudah berjalan. Dengan beberapa bidang usaha seperti penyewaan tenda, peternakan sapi, toko material, dan objek wisata Equator Park yang telah dikunjungi ribuan wisatawan sejak dibuka pada dua bulan lalu.

“Kami masih akan menggali potensi lainnya, seperti potensi air yang ada di wilayah kita. Saat ini kami juga adalah salah satu pemasok terbesar untuk desa-desa lainnya, khususnya untuk ayam buras dan ikan. Kami pun saat ini akan segera meluncurkan produk pakan dengan pembiayaan BumDes. Produk pakan ini telah diteliti pihak provinsi,” ujarnya.

Nurhalijah menambahkan, proses pembangunan di desanya melibatkan seluruh unsur masyarakat desa. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa juga sangat baik. Dan itu tidak hanya didominasi oleh kaum pria.

“Jadi kalau khusus untuk pengurusan administrasi, itu 70 persen sudah memberdayakan perempuan. Artinya emansipasi perempuan memang berjalan di desa ini,” katanya.

Terkait kegiatan pelayanan sosial dasar, Nurhalijah mengaku sering berkonsultasi dengan Bupati Muda Mahendrawan. Menurutnya, bupati sangat responsif dan membantu.

“Kita ingin menjadikan di desa mandiri ini tidak ada lagi pembiaran terhadap masyarakat yang susah, anak-anak putus sekolah, dan orang-orang yang sakit. Insya Allah mudah-mudahan itu dapat kami wujudkan,” harapnya.

Bupati Muda Mahendrawan menilai status desa mandiri sebagai sesuatu yang wajar dibanggakan. Namun ia berpesan kepada aparatur desa jangan sampai tergelincir dan bermasalah.

“Ini status yang boleh dibanggakan, cuma tetap tidak boleh terlena. Harus tetap semangat,” ujarnya
Muda.

Upaya pembangunan daerah, kata Muda, wajib dilakukan bersama-sama. Di mana pemerintah kabupaten bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa. Upaya pemberdayaan, penguatan ekonomi rakyat, dan sosial dasar pelayanan harus ditangani bersama-sama.

“Saya menyerang dari atas dan desa menyerang dari bawah. Dengan begitu semua program bisa maksimal,” katanya.

Kecamatan Sungai Kakap termasuk Desa Jeruju Besar memang memiliki potensi besar. Diantaranya potensi sumber daya alam seperti pertanian, perikanan, peternakan, dan sebagainya. Wilayah tersebut bahkan dinilai lebih kaya daripada Kota Pontianak. Sebab Sungai Kakap memiliki aset berkelanjutan yang tidak akan habis.

“Kita Kubu Raya punya lahan kelapa seluas 100 ribu hektare lebih. Jadi aset yang seperti itu adalah aset yang menjamin keberlanjutan dan keberlangsungan. Itu adalah aset yang justru harus kita rawat bersama-sama. Itu belum termasuk aset sosial seperti budaya dan keberagaman,” pungkas Muda.

Rio I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Berenang Tak Hanya Menyehatkan, Namun Tingkatkan Kemampuan Kosakata Anak

Berenang Tak Hanya Menyehatkan, Namun Tingkatkan Kemampuan Kosakata Anak

Artikel   Headline   Lifestyle   Psikologi & Tips   Serba-serbi
Pelaku Modest Fashion Menjamur, Begini Cara Produsen Busana Lokal Bersaing

Pelaku Modest Fashion Menjamur, Begini Cara Produsen Busana Lokal Bersaing

Bisnis   Comunity   Ekonomi   Headline   Lifestyle   News   Sorotan   Trend
Berapa Kali Seprai Harus Dicuci saat Cuaca Panas?

Berapa Kali Seprai Harus Dicuci saat Cuaca Panas?

Artikel   Headline   Serba-serbi   Tips
Efek Dahsyat Penerapan PPKM, Indeks PMI Manufaktur RI Anjlok ke Level 40,1

Efek Dahsyat Penerapan PPKM, Indeks PMI Manufaktur RI Anjlok ke Level 40,1

Bisnis   Ekonomi   Headline   Industri   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pemerintah Targetkan Inklusi Keuangan hingga 90 Persen Tahun 2024

Pemerintah Targetkan Inklusi Keuangan hingga 90 Persen Tahun 2024

Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pemerintah Bebaskan Pajak Sewa Ruko di Pasar dan Mall

Pemerintah Bebaskan Pajak Sewa Ruko di Pasar dan Mall

Bisnis   Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
PNS Kemendikbudristek Wajib Baca Naskah Pancasila pada Rabu dan Jumat, Termasuk Saat WFH

PNS Kemendikbudristek Wajib Baca Naskah Pancasila pada Rabu dan Jumat, Termasuk Saat WFH

ASN   Headline   IT   Nasional   News   Pendidikan   Sorotan   Sospolhukam   Technology
Meluas ke Luar Jawa-Bali, Satgas Minta Daerah-daerah Ini Bersiap Hadapi Lonjakan Covid-19

Meluas ke Luar Jawa-Bali, Satgas Minta Daerah-daerah Ini Bersiap Hadapi Lonjakan Covid-19

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
PPKM Level 4 Diperpanjang, Angka Kematian Covid Indonesia Hari Ini Pecah Rekor 1.598 Jiwa

PPKM Level 4 Diperpanjang, Angka Kematian Covid Indonesia Hari Ini Pecah Rekor 1.598 Jiwa

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kota Pontianak Masuk Dalam Perpanjangan PPKM Level 4

Kota Pontianak Masuk Dalam Perpanjangan PPKM Level 4

Ekonomi   Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com