banner 468x60

Indonesia Disebut dalam Skandal Alat Komunikasi Rahasia yang Libatkan CIA

Trigger Netmedia - 13 Februari 2020
Indonesia Disebut dalam Skandal Alat Komunikasi Rahasia yang Libatkan CIA
Ilustrasi pataka dinas intelijen Amerika Serikat, CIA. [Shutterstock] - ()

triggernetmedia.com – Indonesia disebut-sebut sebagai salah satu negara yang membeli alat komunikasi rahasia yang diproduksi oleh Crypto AG, sebuah perusahaan di Swiss, yang ternyata telah disadap selama puluhan tahun oleh dinas intelijen Amerika Serikat (CIA) dan Jerman Barat (BND).

Informasi ini terkuak dalam sebuah laporan surat kabar AS, Washington Post pada Selasa (11/2). Di dalamnya disebut bahwa Indonesia bersama lebih dari 120 negara lainnya tidak sadar bahwa alat yang mereka beli dan gunakan itu sudah disadap oleh CIA dan BND.

Alat komunikasi rahasia itu digunakan untuk mengirim informasi militer dan diplomatik menggunakan kode-kode yang sudah terenkripsi atau dilindungi oleh sandi.

Tetapi CIA dan BND rupanya telah berhasil menyadap dan memiliki kunci enkripsi alat tersebut, sehingga selama bertahun-tahun berhasil mencuri informasi rahasia negara-negara yang menggunakan perangkat buatah Crypto AG tersebut.

Lebih gila lagi, CIA dan BND ternyata adalah pemilik atau pemegang saham Crytpto AG. BND pada 1990 telah menjual sahamnya di perusahaan itu dan saham tersebut diambil oleh CIA.

Dengan kata lain, CIA dan BND tidak saja berhasil mencuri rahasia ratusan negara menggunakan perangkat itu tetapi juga memperoleh keuntungan finansial darinya.

Baca juga  Karyawan PLN Peduli Kesehatan Masyarakat Terdampak Polusi Karhutla

Melansir Suara.com, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah dikonfirmasi lewat pertanyaan tertulis media mainstream. BSSN berjanji akan memberikan penjelasan melalui juru bicara resminya. Kementerian Luar Negeri diharapkan dapat memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Indonesia Pelanggan Terbesar

Dalam laporannya Washington Post membeberkan bahwa pada dekade 1980an, Indonesia adalah salah satu pelanggan terbesar Crypto AG.

“Pada 1981, Arab Saudi adalah pelanggan terbesar Crypto AG, disusul oleh Iran, Italia, Indonesia, Irak, Libya, Yordania, dan Korea Selatan,” tulis media tersebut.

Tetapi pada pertengahan 1990an, setelah sejumlah media di AS mulai mencium keterlibatan CIA di Crypto AG, Indonesia bersama sejumlah negara lain disebut membatalkan kontrak dengan perusahaan itu.

Tidak diketahui berapa lama Indonesia menggunakan alat komunikasi buatan Crypto AG. Tetapi dalam laporan Washington Post disebutkan bahwa CIA masih memanfaatkan perangkat tersebut untuk mencuri informasi negara asing dari periode 1950an sampai 2018 kemarin.

CIA, misalnya, menggunakan alat komunikasi rahasia tersebut untuk menguping komunikasi para pemimpin Libya setelah pengeboman klub malam La Belle di Berlin Barat pada 3 April 1986, yang turut menewaskan dua prajurit militer AS.

Baca juga  Bentrok Hari Kedua Armenia vs Azerbaijan, 15 Tentara Tewas

Berkat informasi itu, AS tahu bahwa pengemboman di Berlin Barat itu adalah ulah Libya. Sebagai balasan, AS kemudian mengebom Libya pada 15 April 1986. Konon salah satu korban dalam aksi balas dendam AS itu adalah puteri pemimpin Libya ketika itu, Muammar Khadafi.

AS juga memanfaatkan Crypto AG untuk menguping komunikasi para pemimpin Argentina demi membantu Inggris dalam Perang Falklands di 1982, menguping komunikasi Presiden Mesir, Anwar Sadat ketika ia menjadi mediator dalam pembicaraan damai Israel – Palestina di Camp David, AS pada 1978, dan mencuri informasi soal senjata nuklir India – Pakistan.

Menurut laporan kantor berita Associated Press, Selasa (11/2), pemerintah Swiss telah mulai memeriksa Crypto setelah Washington Post melaporkan skandal ini.

Adapun Crypto AG sudah dilikuidasi pada 2018, tetapi sebagian besar asetnya dibeli oleh dua perusahaan swasta lain, CyOne Security dan Crypto International.

Liberty Jemadu

 

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Jelang Ramadan, Jokowi: Jaga Stok Pangan dan Stabilitas Harga

Jelang Ramadan, Jokowi: Jaga Stok Pangan dan Stabilitas Harga

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan
957 Guru SD dan SMP di Ketapang Disuntik Vaksin Sinovac

957 Guru SD dan SMP di Ketapang Disuntik Vaksin Sinovac

Headline   Kesehatan   Ketapang   Kilas Kalbar   News   Pendidikan   Sorotan
Serah Terima Jenajah Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 ke Pihak Keluarga, Pj Sekda Ketapang: Kami Turut Berduka

Serah Terima Jenajah Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 ke Pihak Keluarga, Pj Sekda Ketapang: Kami Turut Berduka

Headline   Ketapang   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
Pemkab Mempawah Sampaikan Progres Pembangunan dan Aspirasi Langsung ke Pusat

Pemkab Mempawah Sampaikan Progres Pembangunan dan Aspirasi Langsung ke Pusat

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   Mempawah   Nasional   News   Pendidikan   Sorotan
Eksekutif-Legislatif Perlu Sinergis dan Harmonis Wujudkan Visi Kabupaten Mempawah

Eksekutif-Legislatif Perlu Sinergis dan Harmonis Wujudkan Visi Kabupaten Mempawah

Headline   Kilas Kalbar   Mempawah   News   Sospolhukam
Vito Berharap Hasil Maksimal di Swiss Open 2021

Vito Berharap Hasil Maksimal di Swiss Open 2021

Headline   Internasional   Kabar Arena   Nasional   News   Sport
Keluh Kesah Shin Tae-yong Usai Laga Timnas U-23 Vs Tira Persikabo Batal

Keluh Kesah Shin Tae-yong Usai Laga Timnas U-23 Vs Tira Persikabo Batal

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport
PSSI: Dampak Terhentinya Kompetisi Bisa Lebih Parah dari Sanksi FIFA

PSSI: Dampak Terhentinya Kompetisi Bisa Lebih Parah dari Sanksi FIFA

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport
Luhut: Bencana Alam Berpotensi Hilangkan PDB 0,10 Persen

Luhut: Bencana Alam Berpotensi Hilangkan PDB 0,10 Persen

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Ditargetkan 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Ditargetkan 5 Persen

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan

Greeting Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Ketapang

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X