banner 468x60

Kampanye Kurangi Sampah Plastik di Kubu Raya

Trigger Netmedia - 2 Januari 2020
Kampanye Kurangi Sampah Plastik di Kubu Raya
Ny. Rosalina Muda Mahendrawan, Ketua TP PKK Kubu Raya. - ()

triggetnetmedia.com – Upaya pengurangan sampah atau limbah plastik terus dilakukan. Salah satunya lewat kampanye pengurangan sampah plastik. Hal itu secara intensif dilakukan Ketua TP PKK Rosalina Muda bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita Atzebi Sujiwo dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dyah Yusran.

Melalu berbagai kegiatan yang melibatkan organisasi masing-masing, ketiganya tak henti mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik dalam kegiatan sehari-hari.

“PKK, GOW, dan DWP punya satu misi yang sama, yaitu bagaimana kita terus mengkampanyekan pengurangan penggunaan barang berbahan plastik. Kalau ingin menghilangkan ketergantungan pada plastik mungkin belum bisa,” ujar Rosalina Muda di sela kegiatan penyerahan insentif untuk guru PAUD di Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (2/1).

Rosalina berharap kampanye yang getol dilakukan itu dapat berpengaruh pada berkurangnya penggunaan plastik. Sebab, menurutnya, plastik merupakan bahan yang sulit terurai. Sehingga akan menjadi limbah yang sangat merusak lingkungan.

“Kampanye ini kami lakukan setiap saat, di kegiatan apapun, di manapun. Kami keliling dan mengampanyekan pengurangan penggunaan sampah plastik,” ujarnya.

Rosalina lantas mengingatkan, bahwa bahaya plastik bagi alam dan makhluk hidup bukan isapan jempol belaka.

Bahkan, pada akhir tahun 2018 lalu, seekor paus ditemukan di perairan Desa Kapota, Kecamatan Wangiwangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Di dalam perut ikan sepanjang 9,5 meter itu didapati sampah plastik dengan berat mencapai 5,9 kilogram.

Kondisi paus jenis Sperm Wale itu pun mengundang keprihatinan para aktivis lingkungan hidup.

“Jadi terbayang sampah-sampah plastik itu mengalir dari hulu sungai-sungai sampailah berkumpul di laut, tidak bisa hancur, dan dimakan makhluk hidup di laut. Tentunya ini salah satu motivasi bagi kami bagaimana menyampaikan (bahaya plastik) ini,” katanya.

Dalam kurun lima bulan di tahun 2019, lanjut Rosalina, PKK dan GOW telah membagikan tumbler atau botol plastik sebanyak seribu buah. Dengan rincian PKK 800 tumbler dan GOW 200 tumbler. Pembagian itu menurutnya menjadi bagian dari upaya pengurangan penggunaan plastik.

Selain itu, ia mengaku selalu membawa peralatan makan seperti sendok, garpu, dan sedotan saat makan di restoran.

Dirinya mengungkapkan, di ruang kerja bupati, wakil bupati, dan sekretaris daerah saat ini juga sudah tidak menggunakan gelas dan botol plastik.

“Itu salah satu cara kita bagaimana mengurangi limbah plastik. Dan tentunya ini semua harus dimulai dari diri kita sendiri,” katanya.

“Kalau dari sekarang kita berusaha untuk mengurangi limbah plastik, saya yakin dan percaya penggunaan-penggunaan plastik ini akan dapat dibatasi seminimal mungkin,” katanya lagi.

Selaku Bunda PAUD Kabupaten Kubu Raya, Rosalina juga mengajak seluruh guru PAUD untuk memberikan contoh kepada anak-anak. Khususnya terkait pengurangan penggunaan plastik. Karena menurutnya guru adalah panutan bagi anak.

“Kalau sejak kecil anak-anak sudah melihat contoh yang baik dari para gurunya, tentunya itu akan melekat di benak mereka,” pungkasnya.

Rio I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

Headline   Kilas Kalbar   lingkungan   News   Pontianak   Sport   Trend
Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
Neraca Dagang Surplus 16 Kali Berturut-turut, Tapi Kemenkeu Ingatkan Ini

Neraca Dagang Surplus 16 Kali Berturut-turut, Tapi Kemenkeu Ingatkan Ini

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan
Pemerintah Perpanjangan Diskon Pajak Beli Mobil Baru Hingga Akhir Tahun

Pemerintah Perpanjangan Diskon Pajak Beli Mobil Baru Hingga Akhir Tahun

Bisnis   Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Otomotif   Sorotan
Kapolri Ditegur Jokowi karena Berlebihan ke Mahasiswa UNS, Pengamat: Siap Reshuffle

Kapolri Ditegur Jokowi karena Berlebihan ke Mahasiswa UNS, Pengamat: Siap Reshuffle

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Nakes Ikut Diserang hingga Tewas, KSP: Tindak Brutal KKB Papua Harus Segera Dihentikan!

Nakes Ikut Diserang hingga Tewas, KSP: Tindak Brutal KKB Papua Harus Segera Dihentikan!

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com