banner 468x60

Polres Mempawah Monitoring Wilayah Terdampak Hujan

  • Bagikan
Kapolsek Mempawah Hilir, IPTU Djamaludin langsung melakukan pemantauan dan patroli ke sejumlah lokasi terdampak banjir akibat meluapnya sungai Mempawah pada Selasa 17/12/2019.
banner 468x60

triggernetmedia.com – Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga SIK., MH meminta jajarannya untuk melakukan monitoring sejumlah wilayah terdampak banjir, menyusul tingginya curah hujan dan meluapnya sungai Mempawah.

Hal tersebut guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan korban materil maupun korban jiwa.

“Dusun Sebukit Rama, Desa Pasir merupakan kawasan wilayah terdampak luapan air sungai Mempawah. Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya curah hujan di daerah hulu sungai, yang terjadi beberapa hari terakhir di Kecamatan Mempawah hingga debit air sungai Mempawah meningkat, kita minta jajaran memantau dan koordinasikan perkembangan dilapangkan,” kata Kapolres.

Mencermati intruksi Kapolres Menpawah, Kapolsek Mempawah Hilir, IPTU Djamaludin langsung melakukan pemantauan dan patroli ke sejumlah lokasi terdampak banjir akibat meluapnya sungai Mempawah pada Selasa (17/12).

Baca juga  Di Balik Adegan Mesra Anya Geraldine dan Jefri Nichol Bikin Ngakak

“Kegiatan pemantauan dan cek debit air sungai Mempawah kita lakukan sebagai deteksi sekaligus pantauan banjir. Dengan terjun langsung kita dapat mengetahui apakah debit air ini sudah menurun atau masih meningkat,” ujarnya.

Kapolsek kemudian mengibau kepada masyarakat setempat di Desa Pasir agar meningkatkan kewaspadaan. Sebab Desa Pasir sudah dipetakan rawan bencana, karena kerap terdampak banjir akibat curah hujan tinggi.

“Apalagi di Desa Pasir ini umumnya pemukiman penduduk memang sangat dekat dengan aliran Sungai Mempawah. Karena itu Kamtibmas dan kemungkinan dampak bencananya sejak dini lebih kita antisipasi,” kata Kapolsek Mempawah Hilir, Djamaludin.

Baca juga  Peranan Bhabinkamtibmas Sebagai Salah Satu Ujung Tombak Polri

Kapolsek menegaskan, dalam hal monitoring Kamtibmas dan dampak banjir, pihaknya langsung melakukan komunikasi kepada Kades dan perangkat Desa.

Hal tersebut guna memastikan debit air di Desa yang rawan banjir betul-betul terdeteksi perkembangannya setiap saat.

“Kepada masyarakat,  kembali kita imbau waspada dan utamakan keselamatan. Sebaba, jika hujan deras debit air tinggi, potensi banjir dikhawatirkan menimbulkan dampak bencana yang berpotensi menimbulkan kerugian materi hingga korban jiwa. Jadi masyarakat jangan sungkan meminta bantuan pihak Kepolisian untuk membantu evakuasi atau memindahkan barang-barang berharga,” kata Kapolsek Djamaludin.

Ariz

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *